RAPP Raih 11 Bendera Emas Penghargaan Tertinggi SMK3

Penghargaan itu diserahkan Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri dan diterima Direktur RAPP Rudi Fajar beserta jajaran manajemen unit bisnis

RAPP Raih 11 Bendera Emas Penghargaan Tertinggi SMK3
Foto/Istimewa
Direktur RAPP, Rudi Fajar menerima ucapan selamat dari Menaker RI, M. Hanif Dhakiri atas keberhasilan RAPP meraih 11 bendera Emas Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Nasional tahun 2015, pada malam anugerah K3 Award di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (10/9/2015) malam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Republik Indonesia, M. Hanif Dhakiri menyerahkan penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada Gubernur Riau serta lima Bupati/Walikota se-Riau yakni Pelalawan, Siak, Rokan Hulu, Pekanbaru dan Dumai.

Diserahkan juga sertifikat dan bendera emas atas Sistem Manajemen K3 (SMK3) terbaik Nasional tahun 2015 kepada perusahaan perusahaan yang ada di Provinsi Riau, salah satunya PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

Menaker M. Hanif Dhakiri, dalam sambutannya pada malam anugerah yang berlangsung di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (10/9/2015) malam tadi menjelaskan K3 bukan hanya tanggung jawab Pemerintah dalam hal ini Kemenakertrans, tapi juga merupakan tanggung jawab semua pihak, baik Pemerintah daerah ( gubernur & bupati/walikota), perusahaan dan juga pekerja.

"Semoga semangat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ini dapat diimplementasikan dalam setiap sektor dan kini kehidupan" ujar Hanif.

Sementara itu, salah satu perusahaan pulp dan kertas di Riau, RAPP, meraih sebelas penghargaan tertinggi berupa bendera emas (golden flag) atas keberhasilannya menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) untuk RAPP Mill, Forestry Division dan sembilan Estate wilayah operasional Hutan Tanaman Industri (HTI) di kabupaten Pelalawan, Siak, Kuantan Singingi dan Kampar.

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri dan diterima oleh Direktur RAPP Rudi Fajar beserta jajaran manajemen unit bisnis yang turut hadir.

Rudi menjelaskan, 10 perusahaan yang meraih bendera emas tersebut, yakni Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Mill Area, RAPP Forestry Division HO, RAPP Forestry Division (Estate Cerenti), RAPP Forestry Division (Estate Logas), RAPP Forestry Divison (estate Pelalawan), RAPP Forestry Division (Estate Mandau), RAPP Forestry Divison (estate Meranti), RAPP Forestry Division (Estate Teso), RAPP Forestry Division (Estate Ukui), RAPP Forestry Division (Estate BAserah), dan RAPP Forestry Division (estate Langgam). “RAPP dan unit bisnisnya berhasil memenuhi semua kriteria dipersyaratkan pemerintah dalam penerapan SMK3. Semuanya ada 166 kriteria,” kata Rudi.

Dalam semua lini kegiatannya, RAPP selalu memprioritaskan keselamatan kerja di seluruh wilayah konsesinya. Keberhasilan yang dicapai saat ini adalah bukti apresiasi dan kerja keras seluruh karyawan dalam menerapkan manajemen keselamatan dan kesehatan kerja.

Menurut Rudi, selama ini, perusahaan menerapkan pola keselamatan yang terintegrasi dalam operasi, unit-unit dan menjadi tanggung jawab semua pihak. “Keselamatan kerja juga erat kaitannya dengan penguasaan ilmu, pengetahuan yang logis dan sistematis, serta teknologi yang sesuai sehingga dapat menekan segala risiko yang mungkin terjadi,” kata dia.

Dia mengatakan, upaya itu juga tidak lepas dari komitmen perusahaan yang menjadikan karyawan sebagai aset sehingga harus dilindungi. Produsen pulp dan kertas tersebut juga menerapkan standar tinggi bagi kontraktor untuk menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja. Saat ini, RAPP memperkerjakan 5.000 tenaga kerja langsung dan lebih dari 90.000 tenaga kerja tidak langsung. (rls)

Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved