Terkena Pecahan Peluru Saat dalam Kandungan Ibu, Bayi Suriah Ini Selamat

Dokter membantu persalinan ibu hamil yang terkena pecahan peluru dalam serangan rudal di Suriah.Peluru itu ternyata juga melukai bayi dikandungannya

Daily Mail
Dokter membantu persalinan ibu hamil yang terkena pecahan peluru dalam serangan rudal di Suriah.Peluru itu ternyata juga melukai bayi dikandungannya 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Dokter di Suriah berhasil membantu persalinan seorang ibu melalui operasi caesar setelah sang ibu yang tengah hamil tua terkena pecahan peluru saat terjadi serangan rudal.

Seperti yang dilansir dari Yahoo7 News, sebuah video diunggah di halaman Facebook Aleppo City Medical Council Jumat kemarin. Video tersebut memperlihatkan momen yang sangat luar biasa saat sang bayi yang terluka di keluarkan dari rahim sang ibu.

Dalam video tersebut, dokter yang merupakan relawan medis melakukan penanganan untuk mengeluarkan pecahan peluru yang masuk ke dalam perut ibu hamil tersebut.

Pecahan peluru ternyata juga mengenai sang bayi yang masih berada dalam kandungan.

Mereka kemudian melakukan operasi caesar untuk mengeluarkan sang bayi dan mengangkat pecahan peluru yang mengenai alis kirinya.

Bayi itu baru menangis setelah beberapa menit dilahirkan.

Setelah menangis untuk pertama kalinya, dokter kemudian mengangkat potongan logam yang tertancap di dahi bayi itu.

Ibu dan anak ini dilaporkan selamat dan sedang dalam masa pemulihan.

Termasuk tiga anak lainnya yang terluka dalam serangan tersebut.

Dokter sangat senang mengetahui mereka berhasil menyelamatkan ibu dan bayi ini.

Media lokal melaporkan mereka menyarakan untuk memberi nama bayi perempuan itu dengan nama Amal. Yang dalam bahasa Arab berarti "harapan".

Suriah telah terlibat dalam perang saudara sejak rakyat memberontak melawan Bashar Al-Assad. Lebih dari 200.000 orang terasa dan 4 juta orang terpaksa mengungksi akibat perang tersebut. (*)

Penulis: Sesri
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved