Sadis! Pembuhunan di Tembilahan, Pisau Masih Tertancap di Dada Korban
Kali ini yang menjadi korbannya Edi warga Tembilahan. Edi tewas terbunuh setelah berkelahi hebat dengan rekan kerjanya bernama Maing
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Muhammad Ridho
Laporan : Syaiful Misgiono
TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Kasus pembunuhan kembali terjadi dikabupaten Indragiri Hilir, Senin (28/9) petang. Kali ini yang menjadi korbannya Edi (25) warga Tembilahan.
Edi tewas terbunuh setelah berkelahi hebat dengan rekan kerjanya bernama Maing (26). Pelaku dan korban merupakan karyawan disebuah toko sembako yang berada di Jalan Sudirman gang Bengkel Tembilahan.
Menurut Ardi salah seorang saksi mata dilokasi kejadian kepada Tribun mengatakan, kejadian tersebut, terjadi sekitar pukul 16.00 wib dilantai 2 toko sembako.
"Pelaku memang dikenal tempramental,"kata Ardi dilokasi kejadian.
Dari keterangan Ardi diketahui, pelaku sudah sejak setahun yang lalu bekerja di toko sembako tersebut.
Sementara korban baru satu bulan bekerja. Namun sebelumnya korban bekerja ditempat yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
"Kalau korbanya yang kami tahu, orangnya pendiam, kamu tidak menyangka juga dia bisa dibunuh oleh kawan kerjanya sendiri,"papar Ardi.
Pantuan Tribun, korban tewas bersimbah darah akibat luka tusukan pada bagian dada tepat mengenai ulu hati.
Tragisnya, pisau yang digunakan pelaku untuk membunuh korban masih tertancap dibagian dada korban hingga korban tewas.
Sementara dilokasi kejadian pasca kejadian, tampak warga berkerumun didepan toko sembako. Aparat kepolisian dari Polres Inhil juga tampak turun dilokasi kejadian. Sementara toko, langsung dipasang garis polisi.
Hingga berita ini ditulis belum diketahui motif pembunuhan ini. Saat ini korban sedang dilakukan visum di ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada Tembilahan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pembunuhan-di-tembilahan_20150928_191241.jpg)