Jumat, 17 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Putus Asa Asma Tak Kunjung Sembuh, Sunyoto Nekat Sayat Leher Sendiri

Sunyoto (55), tukang becak, ditemukan lemas tak berdaya di tempat kosnya di Jalan Pulau Buru dengan luka sayatan di lehernya

Editor: Muhammad Ridho
Kompas.com
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANDAR LAMPUNG - Sunyoto (55), tukang becak, ditemukan lemas tak berdaya di tempat kosnya di Jalan Pulau Buru, Kelurahan Way Halim Permai, Kecamatan Way Halim, pada Jumat (9/10/2015) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat ditemukan, leher Sunyoto mengeluarkan darah akibat luka sayatan.

Slamet, tetangga kos Sunyoto, mengatakan, ketika itu sekitar pukul 17.00 WIB, ia datang ke kamar kosnya. Pada saat itU, Slamet melihat Sunyoto sedang duduk meringkuk di dekat kran air tempat mencuci piring.

"Saya tegur dia (Sunyoto) diam saja. Saya lihat lehernya sudah penuh darah. Saya takut. Saya langsung panggil bapak pemilik kos," ujar Slamet saat diwawancara di tempat kejadian perkara (TKP).

Slamet dan pemilik kos lalu membawa Sunyoto ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek untuk mendapat perawatan.

Menurut Kapolsek Sukarame Komisaris Lumban Gaol, Sunyoto ingin mengakhiri hidup karena kesal dengan penyakit sesak nafasnya yang tak kunjung sembuh.

Lumban mengatakan, awalnya Sunyoto merasakan sesak nafas. Tukang becak ini lalu membeli obat sesak nafas di warung. Karena kesal, kata Lumban, Sunyoto meminum obat sesak nafas sangat banyak.

Bukannya sesak nafas menghilang, malah bertambah. Rasa sakit itu membuat Sunyoto memecahkan botol kecap dan menyayat lehernya memakai pecahan botol itu.

Sumber: Tribun Lampung
Tags
bunuh diri
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved