Longsor Timbun Ratusan Orang, 17 Nyawa Melayang
Harian Global New Light of Myanmar melaporkan, tanah longsor itu, yang melanda sebuah desa di Hpa-saung di daerah
TRIBUNPEKANBARU.COM, YANGON - Bencana tanah longsor, yang dipicu oleh hujan lebat, telah menewaskan sedikitnya 17 orang di Myanmar timur dan membuat ratusan orang lainnya terpaksa dievakuasi. Demikian laporan media pemerintah negara, Selasa (13/10/2015).
Harian Global New Light of Myanmar melaporkan, tanah longsor itu, yang melanda sebuah desa di Hpa-saung di daerah terpencil di negara bagian Kayah pada Senin sore, menewaskan 10 orang pria dan tujuh perempuan.
Lebih dari 360 orang di daerah itu telah direlokasi ke tempat penampungan sementara yang telah dibuka di sejumlah sekolah dan sebuah rumah sakit setempat.
Hujan lebat diperkirakan masih akan terjadi.
Puluhan orang tewas pada Juli lalu ketika banjir terburuk dalam beberapa tahun terakhir melanda negara itu. Sebanyak 1,6 juta orang secara nasional terkena dampak banjir tersebut.
Musim hujan tahunan di Myanmar menjadi sumber penghidupan bagi para petani, tetapi hal itu juga dapat menyebabkan kematian karena tanah longsor dan banjir umum terjadi saat musim hujan.
Banjir baru-baru ini telah menghancurkan wilayah luas di daerah penting persawahan negara itu dan menimbulkan kekhawatiran menjelang pemilihan umum pada 8 November mendatang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/longsor-ilustrasi_20150526_184822.jpg)