Rabu, 15 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Hanura Tak Marah PAN Dapat Jatah Kursi Menteri

Nurdin menjelaskan, PAN memutuskan bergabung dengan pemerintah atas lobi-lobi yang dilakukan oleh parpol

Editor:
INDRA AKUNTO/KOMPAS.com
Lima menteri dan sekretaris kabinet dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/8/2015). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Ketua Fraksi Hanura di DPR Nurdin Tampubolon menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo jika memang ingin memberikan kursi kabinet kepada Partai Amanat Nasional.

Namun, dia berharap kader PAN yang dipilih merupakan profesional di bidangnya. Perombakan kabinet bukan hanya karena bagi-bagi kekuasaan.

"Kalau memang Presiden menemukan kader di PAN yang mampu membantu pemerintahan, menggerakkan bidang ekonomi, kita oke," kata Nurdin kepada Kompas.com, Minggu (17/10/2015).

Nurdin menjelaskan, PAN memutuskan bergabung dengan pemerintah atas lobi-lobi yang dilakukan oleh parpol Koalisi Indonesia Hebat, termasuk Ketua Umum Partai Hanura Wiranto.

Tujuannya agar seluruh program pemerintah bisa didukung oleh DPR. Namun, bukan berarti hal tersebut membuat Presiden melakukan praktik bagi-bagi kekuasaan.

"Semuanya harus berdasarkan profesionalisme," ujarnya.

Nurdin pun tak masalah jika kader PAN nantinya akan menggantikan jabatan yang diemban oleh kader Hanura di kabinet. Hanura saat ini memiliki dua menteri di kabinet kerja, yakni Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi serta Menteri Perindustrian Saleh Husin.

"Tetap kita serahkan kepada Presiden, bukan kita yang menentukan. Sesuai konstitusi kita, itu adalah hak prerogatif Presiden," ucapnya.

Ketua DPP PAN Yandri Susanto sebelumnya menilai, setahun kinerja pemerintahan masih belum maksimal. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved