Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Ada Luka Menganga di Dada Syahrul

Korban dipastikan meninggal dunia akibat kekerasan dengan senjata tajam dibagian dada yang menembus paru-paru yang berakibat pendarahan.

Penulis: Budi Rahmat | Editor: Sesri
Ben Smith/Flickr
Ilustrasi 

Laporan : Budi Rahmat

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Hasil visum yang dilakukan pada jasad Dedi Syahrul (19) didapati beberapa luka dibagian tubuh. Luka menganga terdapat di bagian kedua lengan, dada serta punggung.

Korban dipastikan meninggal dunia akibat kekerasan dengan senjata tajam dibagian dada yang menembus paru-paru yang berakibat pendarahan.

Hal tersebut disampaikan Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono meneruskan hasil pemeriksaan yang dilakukan tim dokter di Bhayangkara. Menurut Putut, dari hasil pemeriksaan tim dokter tersebut, pihaknya akan terus berupaya mencari barang bukti dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi.

"Penyebab kematian sudah jelas karena ada kekerasan senjata tajam. Jadi, kita akan terus lacak pelaku pembunuahn tersebut, " terang Putut, Senin (19/10/2015)

Seperti diberikan, sesosok jasad laki-laki ditemukan di kebun pisang di Jalan Cipta Karya, Gang Limbat, Tampan, Minggu (18/10/2015). Jasad yang diduga korban pembunuhan ini bernama Dedi Syahrul (19) seorang pelajar.

Identitas korban diketahui dari informasi teman satu tempat tinggal dengan korban yang bernama Indra Ratu Pejel (21). Disebutkan, korban terakhir kali bertemu dengannya pada hari Jum'at. (*)

Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved