Pembalakan Liar Marak, Dewan Minta Kadishutbun Siak Mundur
Maraknya pemlakan liar yang terjadi di kawasan penyangga Suaka Margasatwa Danau Pulau Atas Pulau Bawah, Zamrud tidak dapat ditolerir.
Penulis: Mayonal Putra | Editor: Sesri
Laporan Mayonal Putra
TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Maraknya pemlakan liar yang terjadi di kawasan penyangga Suaka Margasatwa Danau Pulau Atas Pulau Bawah, Zamrud tidak dapat ditolerir.
Bahkan, wakil ketua komisi II DPRD Siak Ariadi Tarigan meminta Teten Effendi mundur dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Siak.
"Sudah dua periode dia menjabat kepala Dishutbun, hutan-hutan kita tetap habis. Jangan sampai terjadi pula kampung di dalam hutan itu. Kemana aja dia (Teten) selama 10 tahun diberi kewenangan mengenai hutan dan perkebunan," kata Ariadi kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (28/10/2015).
Menurut dia, komisi II DPRD Siak hampir tidak mendapati informasi terkait keasrian hutan-hutan lindung di Kabupaten Siak. Sedangkan perkebunan sawit yang sudah banyak di kawasan hutan itu tidak menjadi perhatian Teten sebagai kepala dinas.
"Apakah tak ada orang lain yang bisa ditarok di Kadishutbun itu. Apa hanya dia seorang di Siak ini. Dia semestinya juga sadar diri, kalau tak sanggup ya mundur. Jangan sampai gara-gara dia tak becus, hutan lindung kita jadi habis," tambah politisi Hanura itu. (*)
Bagaimana tanggapan Kadishutbun Siak tentang hal ini? Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/cagar-biosfer-giam-siak-kecil-terbakar-4_20150903_232405.jpg)