Besok, Pendaftaran Terakhir Assesment, Dewan Nilai BKD tak Transparan
Hal itu sangat disayangkan Ketua Fraksi Hanura Darnil SH. Katanya, seharusnya BKD tidak perlu menyembunyikan nama-nama pejabat yang mendaftar
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: harismanto
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin Mirohi
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pendaftaran terakhir assesment jilid II di lingkungan Pemko Pekanbaru, Jumat (6/11/2015) besok. Namun pejabat masih enggan mendaftar. Dari data yang diterima Tribunpekanbaru.com, baru 3 pejabat yang mendaftar. Padahal ada 13 jabatan yang akan di-assesment-kan.
Kondisi ini dinilai kalanga dewan, karena ada yang tak beres. Baik secara politis, maupun transparansi tim Pansel dan BKD Pekanbaru. Termasuk tidak transparan mempublis nama pejabat yang mendaftar. Padahal, tidak ada salahnya mempublikasikan nama-nama pendaftar assesment. Tidak ada aturan yang dilanggar.
Hal tersebut sangat disayangkan Ketua Fraksi Hanura Darnil SH. Katanya Kamis (5/11/2015), seharusnya BKD tidak perlu menyembunyikan nama-nama pejabat yang mendaftar. Karena itu bentuk transparansi juga.
"Kalau alasannya ada figur yang dirasa sangat kompeten mendaftar di suatu posisi dan diketahui calon lain, sehingga pejabat lain segan mendaftar, tidak masuk akal. Jika dilakukan secara profesional dan sesuai aturan ASN, dipastikan akan berlomba-lomba pejabat mendaftar. Makanya sistem sudah bagus, pelaksanaannya tidak, ini yang membuat kacau," sebutnya. (Saf)
Siapa sajakah pejabat Pemko Pekanbaru yang jadi peserta assesment? Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru Edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Lihat berita video di http://pekanbaru.tribunnews.com/video/
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/assesment-pejabat-asn_20150428_094441.jpg)