Dalam Sepekan, 10 Warga Terserang DBD.
Kadinkes Rokan Hulu (Rohul) Grifino menjelaskan, dalam sepekan terakhir.
Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Ariestia
Laporan: Donny Kusuma Putra
TRIBUNPEKABARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Kepala dinas kesehatan (Kadiskes) Rokan Hulu (Rohul) Grifino menjelaskan, dalam sepekan terakhir. Sudah lebih dari 10 warga di kota Pasirpangaraian terserang penyakit DBD akibat gigitan nyamuk aedes aegypti.
"Kita sudah lakukan pembersihan dan menanyai warga dengan radius 200 meter. Bagaimana kondisi di lingkungan mereka. Apakah ada keluhan dari masyarakat ataukah tidak," katanya (5/11/2015)
Agar jentik nyamuk aedes aegypti tak berkembang biak di pemukiman, Grifino menghimbau masyarakat menerapkan 3M Plus, dan ikut memberantasnya, seperti. membersihkan seluruh genangan air, seperti di ban bekas, bak mandi, menutup bak penampungan air, memendam barang-barang bekas yang bisa menampung air, dan menggunakan anti nyamuk.
"Jentik nyamuk itu tidak bisa dibunuh menggunakan fogging, untuk itulah lebih bagus lagi masyarakat membersihkan lingkungannya, dengan menggunakan dan menerapkan 3 M plus," pungkasnya.
Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru