Ini Kata Warga Pekanbaru yang Berada di Paris Saat Terjadi Terror Paris
Setelah kejadian tersebut pihak asrama mahasiswa tempat ia menginap menginstruksikan untuk selalu waspada.
Penulis: | Editor: Muhammad Ridho
Laporan Sari Rezki
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Novri Suhermi, warga Pekanbaru yang saat ini tengah melanjutkan pendidikan magister di bidang Statistik dan Matematika di Universitè Paris Diderot mengatakan, pasca kejadian Paris lebih memperketat keamanan.
"Saya saat terjadi kejadian Terror Bom (13/11/2015) lalu, berada di rumah dan tidak keluar seharian. Saat ini keamanan diperketat. Misalnya saat masuk kampus, kita mahasiswa diperiksa," katanya kepada Tribun melalui pesan singkat.
Bahkan ia mengetahui peristiwa tersebut melalui internet. Dikatakannya, setelah kejadian tersebut pihak asrama mahasiswa tempat ia menginap menginstruksikan untuk selalu waspada.
"Kalau setiap sudut kota dijaga engga juga, yang saya tahu, selain dikampus, di asrama mahasiswa juga dikasih tahu untuk selalu waspada dan segera laporkan jika melihat orang-orang yang mencurigakan di dalam asrama," ujar Alumni SMPN 13 Pekanbaru ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/novri-suhermi_20151117_205421.jpg)