Disangka Tumor, Ternyata Saudara Kembar Bersemayam di Perut Bayi
Video yang dirilis oleh rumah sakit menunjukkan embrio seberat 7 ons telah memiliki kaki kecil
TRIBUNPEKANBARU.COM - Dokter di rumah sakit di China, berhasil mengangkat gumpalan yang diduga tumor dari bayi berusia 15 hari. Namun setelah diperiksa, tumor tersebut ternyata saudara kembar si bayi yang tidak berkembang.
Dilansir UPI, pihak Rumah Sakit Umum di Henan mengatakan bayi tersebut telah menjalani operasi pada 6 November. Dari rekaman video yang dirilis oleh rumah sakit menunjukkan embrio seberat 7 ons telah memiliki kaki kecil, namun tak banyak bagian tubuh lainnya.
Sedangkan si bayi menurut dokter sudah mulai pulih dan diharapkan bisa segera pulang dari rumah sakit.
Klik Video: Baby has embryo removed from its body 15 days after birth
Ini bukan contoh pertama dari kasus kembar yang terjadi. Awal tahun ini tim medis di Rumah Sakit Queen Elizabeth di Hong Kong merilis sebuah studi yang merinci kasus seorang gadis bayi lahir dalam kondisi 'mengandung.'
Janin yang berada di dalam tubuhnya adalah saudara kembar yang tidak berkembang. Kondisi yang dikenal sebagai "fetus-in-fetu."
"Hampir mustahil untuk mendeteksi selama pemeriksaan prenatal, karena embrio yang ada di dalam bayi itu terlalu kecil," tulis Dr Yu Kai-pria di Hong Kong Medical Journal.
"Tak mungkin gadis kecil hamil bayi sendiri, janin itu tentu saja saudara kembarnya yang berada di tempat salah," tambahnya.
Beberapa waktu lalu, di India dokter juga menemukan janin tak bernyawa dalam perut seorang balita laki-laki berusia empat tahun di distrik Midnapore Barat.
Kasus medis yang cukup menghebohkan terjadi di Los Angeles. Yamini Karanam (26) menjalani operasi pengangkatan tumor otak, tapi dokter menemukan tumor itu adalah saudara kembar Yamini yang tidak sempat berkembang dan terperangkap di otak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/tumor-embrio-saudara-kembar-bayi-fetus-in-fetu-teratoma_20151119_141349.jpg)