Prostitusi Online

Kasus Prostitusi Online, DN Jalani Tahap II

Kejari Pekanbaru menerima pelimpahan berkas perkara dan tersangka (Tahap II) kasus dugaan perdagangan manusia modus prostitusi online

Kasus Prostitusi Online, DN Jalani Tahap II
Internet
Ilustrasi 

Laporan: Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru menerima pelimpahan berkas perkara dan tersangka (Tahap II) kasus dugaan perdagangan manusia dengan modus prostitusi online dengan tersangka DN, dari Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru, hari ini, Jumat (27/11/2015).

"Nanti dulu ya, kita proses dulu," ujar Jaksa Ivan Yoko kepada Tribunpekanbaru.com sesaat setelah menerima DN.

Saat ini DN masih menjalani proses pelimpahan tahap II di ruang Jaksa Fungsional, Ivan Yoko. DN yang disebut-sebut sebagai mucikari dalam bisnis esek-esek online ini, dijerat dengan Undang-Undang Nomor 21 tahun 2007, tentang tindak pidana perdagangan orang, yang maksimal hukumannya mencapai 15 tahun kurungan dan denda maksimal Rp 600 juta.

Sebelumnya, DN diamankan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Pekanbaru di sebuah hotel di Jalan Riau, Sabtu (3/10/2015). DN diduga sebagai mucikari dalam bisnis esek-esek online. Setiap melakukan transaksi, DN memasang tarif antara Rp 2,5 juta hingga Rp 8 juta untuk sekali kencan dengan perempuan yang disediakannya.

Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved