LPM Kalimantan Utara Kunjungi Riau, Saling Tukar Informasi
Kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan kapasitas organisasi, juga ajang bertukar informasi untuk
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jajaran pengurus DPD Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan kunjungan studi banding ke Provinsi Riau. Dalam kegiatan yang berlangsung selama empat hari ke depan, sejak Minggu (29/11/2015), para pengurus LPM Provinsi termuda di NKRI akan melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak sebagai ajang saling berbagi dan bertukar informasi.
"Kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan kapasitas organisasi, juga ajang bertukar informasi untuk komparasi kelembagaan LPM. LPM Kaltara baru berumur 12 hari sehingga perlu melakukan pertukaran gagasan dan pembelajaran," kata Sekretaris DPD LPM Kaltara, Chairin Majid, Senin (30/11/2015).
Rombongan LPM Provinsi Kaltara terdiri atas 11 orang pengurus dan 3 orang dari instansi terkait yang melakukan pembinaan LPM, yakni Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemerintahan Desa (BPMP3APD) Provinsi Kaltara. Hadir juga Ketua Harian DPP LPM, H. Andien yang akan mendampingi rombongan selama berada di Riau.
"Sejak kemarin kami tiba di sini, saya kira pilihan kami berkunjung ke Riau ini sangat tepat. Cocok dengan konteks kebutuhan organisasi yang memang sudah kami rencanakan.
Sementara itu, pada Senin pagi, rombongan LPM Kaltara melakukan kunjungan dan diskusi dengan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi Riau. Rombongan diterima langsung oleh Kepala BPMPD Riau, Sudarman SH, MH. Dalam acara tersebut, Ketua LPM Riau, T. Rusli Ahmad SE bersama pengurus LPM Riau lainnya turut mendampingi.
"Pertemuan ini sangat berharga dan diskusi yang terjadi begitu hangat. Kami banyak mendapatkan hal-hal baru untuk kepentingan pengembangan LPM di Kaltara," kata Chairin.
Kabid Ketahanan Pangan dan Sosbud Masyarakat BPMP3APD Kaltara, Ermiati Baiduri menegaskan, kunjungan pihaknya ke Riau sebagai bagian dari upaya peningkatan pemahaman dan penguatan kelembagaan masyarakat yakni LPM. Menurutnya, Pemprov Kaltara memberikan dukungan penuh bagi organisasi kemasyarakatan yang berbasis pada desa untuk meningkatkan kemampuan, SDM dan keterampilan. Sehingga diharapkan, LPM menjadi tenaga penggerak pembangunan di tengah masyarakat. Menurutnya, kunjungan tersebut sebagai program orientasi lapangan bagi keberadaan LPM Kaltara yang baru dibentuk.
Kepala BPMPD Provinsi Riau, Sudarman SH, MH menyambut baik kunjungan LPM Kaltara ke Riau> Menurutnya, kunjungan tersebut sebagai bentuk apresiasi bagi daerah Riau.
Ia menjelaskan, tantangan dan peluang desa dalam dinamika pembangunan nasional saat ini cukup strategis. Apalagi, saat ini perhatian pemerintah terhadap desa begitu besar. Ini ditandai dengan alokasi anggaran yang besar untuk penguatan dan pembangunan di desa.
Ketua DPD LPM Provinsi Riau, T. Rusli Ahmad, SE menjelaskan, kedatangan LPM Kaltara ke Riau sebagai bentuk diakuinya keberadaan LPM Riau oleh provinsi lain. Apalagi, LPM Riau dijadikan sebagai salah satu rujukan atau role mode pengembangan organisasi LPM di lain.
"Kami merasa tersanjung ketika LPM Kaltara datang berkunjung ke Riau. Mudah-mudahan komunikasi ini tetap terjalin," kata Rusli Ahmad.
Menurutnya, LPM merupakan organisasi strategis yang berada di tengah-tengah masyarakat. Itu sebabnya, pemerintah harus memberikan perhatian konkret untuk pengembangan organisasi LPM dengan tujuan memberikan masukan kepada pemerintahan dalam perencanaan dan pembangunan.
"Dukungan pemerintah tentu tidak sebatas retorika, tapi dengan memberikan perhatian dan pembinaan konkret untuk penguatan organisasi," tegas Rusli Ahmad. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/lpm-kaltara_20151130_101031.jpg)