Perlahan-lahan Kulit Bocah Ini Terus Membatu
Jaiden Rogers (10) asal Colorado, Amerika Serikat, menderita sindrom langka. Kulit dapat menjadi kaku seperti membatu.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Jaiden Rogers (10) asal Colorado, Amerika Serikat, menderita sindrom langka. Kulit dapat menjadi kaku seperti membatu.
Dilaporkan Opposing Views, dari 43 dari kasus medis ini dilaporkan, dan Jaiden adalah nomor 41. Kondisi bocah tersebut membuat ibunya kebingunan mencari jawaban.
Empat tahun lalu, Jaiden menemukan ada bintik mengeras di kulit kakinya. Ia mengatakan "rasanya seperti batu." Sang ibu, Natalie Rogers, yakin penyakit itu akan segera pergi.
Namun bintik itu tidak hilang. Malah, nasib Jaiden berakhir di kursi roda, hanya beberapa bulan setelah melihat dokter kulit. Natalie mengatakan kulit yang mengeras itu telah menyebar ke daerah perut, area kemaluan, pinggul, dan leher.
"Sulit untuk menjelaskan kepada anak ketika Anda benar-benar tidak tahu apa yang terjadi," kata Natalie KOAA.
Sindrom kulit kaku adalah suatu kondisi di mana kulit mengeras sehingga membuatnya sulit untuk bergerak. Kondisi ini bahkan telah menyebabkan Jaiden sulitan bernapas.
Dokter kulit Dr Lisa Swanson yang menangani Jaiden mengatakan saat ini belum ada obat untuk penyakit ini. Tapi itu umum ada waktu berhenti yang berbeda dalam setiap kasus.
Sayangnya, belum diketahui kapan titik berhenti nya. Dokter mengatakan bahwa mereka belum pernah melihat seperti penyebaran agresif kulit membatu seperti yang dialami Jaiden.
"Itu membuat saya frustrasi, dan ya, marah, dan saya banyak menangis. Saya menghabiskan banyak waktu di internet setiap hari mencoba untuk mencari tahu apa langkah saya selanjutnya," kata sang ibu.
Di saat dokter terus mencari cara untuk membantu Jaiden, bocah itu tetap seperti anak normal berusia 10 tahun lainnya. Ibunya mengatakan bahwa dia mencintai Star Wars, Denver Broncos, dan menonton video lucu kuda online.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/jaiden-rogers-kulit-membatu_20151201_133821.jpg)