Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Distan Targetkan Program Upsus Pajale Panen 2.000 Ton Jagung

Program Upsus Pajale ini merupakan program pemerintah pusat yang diupayakan melalui pemerintah daerah.

Penulis: Ikhwanul Rubby | Editor: Sesri
foto/net
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Ikhwanul Rubby

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dinas Pertanian (Distan) Kota Pekanbaru targetkan hasil panen jagung dari pelaksanaan program Upaya Khusus Padi, Jagung dan Kedelai (Upsus Pajale) dalam 100 hari mencapai angka 2000 ton jagung.

Kepala Distan Kota Pekanbaru, El Syabrina ketika di wawancarai Tribun Pekanbaru, Sabtu(5/12/2015) mengungkapkan program Upsus Pajale ini merupakan program pemerintah pusat yang diupayakan melalui pemerintah daerah.

Pada program tahap awal ini Distan Kota Pekanbaru memberikan bantuan bibit jagung gratis untuk ditanam di lahan seluas 500 hektare yang tersebar di berbagai kecamatan Kota Pekanbaru.

Dalam pelaksanaannya program ini oleh Distan Kota Pekanbaru menyalurkan bibit jagung industri untuk pakan ternak.

El Syabrina mengatakan pemberian bibit jagung untuk pakan ternak ini karena Distan menilai jika bibit jagung manis yang disalurkan maka jagung yang dihasilkan nantinya sulit dipasarkan dan juga tidak tahan lama.

Ia mengungkapkan bibit jagung untuk pakan ternak ini cukup mudah dipasarkan, ini karena pasar untuk komoditas ini di Pekanbaru terbuka besar.

"Hingga saat ini saja sejumlah peternak sudah ada yang mengajukan diri untuk menampung hasil produksi jagung ini," pungkasnya.

Untuk mensukseskan program ini Distan Kota Pekanbaru bekerjasama dengan berbagai pihak. Diantaranya bekerjasama dengan para kelompok tani di Kota Pekanbaru.

"Untuk mensukseskan program ini Distan melibatkan 900 orang lebih petani jagung yang tergabung dalam berbagai kelompok tani," ungkapnya.

Terkait jenis pangan yang lain, El Syabrina mengatakan saat ini belum dilaksanakan karena masih memperhitungkan pasar dan petani yang akan mengolahnya.

"Untuk petani padi dan kedelai di Kota Pekanbaru masih sangat jarang jadi dalam pelaksanaan programnya butuh pertimbangan lebih," kata El Syabrina. (*)

Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved