Jangan Lewatkan, Malam Ini Ratusan Meteor Akan Menghujani Bumi

Apabila malam cerah dan awan tak menghalangi, keluarlah malam ini untuk menyaksikan salah satu fenomena hujan meteor teramai tahun ini.

Jangan Lewatkan, Malam Ini Ratusan Meteor Akan Menghujani Bumi
Huffington Post
Hujan meteor Geminid 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Hingga 120 meteor per jam bisa diamati malam ini. Selasa (15/12/2015) dini hari akan menjadi puncak hujan meteor Geminid.

Apabila malam cerah dan awan tak menghalangi, keluarlah malam ini untuk menyaksikan salah satu fenomena hujan meteor teramai tahun ini.

Tak dibutuhkan alat optik untuk mengamati hujan meteor Geminid. Cukup keluar ke tempat yang lapang, cerah, dan cukup gelap, Anda bisa melihat sang bintang jatuh.

Terjadinya hujan meteor Geminid

Astronom amatir dan pembina Jogja Astro Club (JAC), Mutoha Arkanuddin, mengatakan bahwa terjadinya hujan meteor Geminid tak lepas dari obyek bernama 3200 Phaeton.

"Geminid menurut para ahli diyakini merupakan debu dari komet 3200/Phaethon yang telah mati dan kini menjadi asteoid. Rontokan debu dari benda langit inilah yang akhirnya menjadi sumber meteor shower ini," katanya.

Saat mencapai titik terdekat dengan matahari, 3200 Phaeton mengalami suhu ekstrem, panas luar biasa saat siang, dan dingin maksimal kala malam.

Kondisi itu membuat obyek tersebut terus meregang dan menyusut sehingga permukaannya retak hingga akhirnya menjadi debris antariksa.

Dalam perputarannya, bumi melewati wilayah yang kaya dengan debris 3200 Phaeton. Saat debu itu bersinggungan dengan debu obyek itu, maka terjadilah hujan meteor. Karena meteor seolah berasal dari rasi Gemini, maka dinamakan hujan meteor Geminid.

Pengamatan

Astronom amatir Ma'rufin Sudibyo mengatakan, "Menurut International Meteor Organization, Geminid itu peak-nya pada 14 Desember pukul 1800 UTC, alias 15 Desember 2015 pukul 01.00 WIB."

Bila kondisi ideal, jumlah meteor yang bisa disaksikan mencapai 120. Namun, angka riilnya mungkin di bawah 100 atau bahkan hanya 50 meteor per jam di wilayah perkotaan.

Mutoha mengatakan, musuh utama hujan meteor Geminid kali ini adalah cuaca. Kalau mendung dan hujan, tak ada satu meteor pun yang akan tampak.

Untuk mengamati, cukup pergi ke tempat lapang dan gelap. Walaupun puncaknya pada pukul 01.00 WIB, meteor sudah bisa diamati sejak pukul 21.00 WIB.

Jangan lupa membawa kamera bagus untuk mengabadikan fenomena ini. Hujan meteor Geminid merupakan salah satu yang teramai. Jadi, jangan lewatkan jika punya kesempatan untuk mengamatinya.

Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved