Rabu, 8 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

NasDem Ngotot Setya Novanto Kena Sanksi Berat

Ya Setya Novanto bersalah lah. Kita maunya (sanksi) berat

Editor:
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan, Surahman Hidayat (kiri), Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan, Junimart Girsang (tengah), dan Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan, Sufmi Dasco Ahmad saat mendengar keterangan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said dalam sidang terbuka Mahkamah Kehormatan Dewan di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (2/12/2015). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Ketua Fraksi Nasdem Victor Laiskodat berharap Mahkamah Kehormatan Dewan tak ragu untuk memberikan sanksi berat kepada Ketua DPR Setya Novanto.

Victor meyakini Novanto bersalah karena telah meminta saham PT Freeport dengan mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden.

"Ya Setya Novanto bersalah lah. Kita maunya (sanksi) berat," kata Victor, saat dihubungi, Rabu (16/12/2015).

Victor menilai bukti rekaman antara Novanto, pengusaha minyak Riza Chalid dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin menunjukkan adanya permintaan saham itu.

Rekaman yang diambil Maroef pada pertemuan 8 Juni 2015 itu sudah dua kali diperdengarkan di sidang MKD.

"Dia harus diberhentikan," ujar Victor.

Putusan kasus Novanto rencananya akan dibacakan dalam sidang terbuka MKD pada Rabu (16/12/2015) besok.

Sebanyak 17 anggota MKD akan melakukan konsinyering secara tertutup terlebih dahulu untuk membacakan pendapatnya masing-masing.

Suara mayoritas akan dijadikan kesimpulan, sementara suara minoritas menjadi dissenting opinion atau pendapat berbeda. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved