Kamis, 11 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Refianda dan Rahayu Terpilih Jadi Bujang-Dara Riau 2015

Refianda Windu asal Kabupaten Kuantan Singingi dan Rahayu Kuntum Melati (Pelalawan) dinobatkan sebagai Bujang dan Dara Provinsi Riau 2015

Tayang:
Editor: harismanto
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Refianda Windu asal Kabupaten Kuantan Singingi dan Rahayu Kuntum Melati (Pelalawan) dinobatkan sebagai Bujang dan Dara Provinsi Riau 2015 di grand final yang berlangsung di SKA Convention and Exhibition Centre (Co Ex), Minggu (20/12/2015) malam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Refianda Windu asal Kabupaten Kuantan Singingi dan Rahayu Kuntum Melati (Pelalawan) dinobatkan sebagai Bujang dan Dara Provinsi Riau 2015 di grand final yang berlangsung di SKA Convention and Exhibition Centre (Co Ex), Minggu (20/12/2015) malam.

Sementara pasangan Engla Raafi (Dumai) dan Retno Herawati (Siak) serta Dirga Bhakti (Kampar) dan Rakhaniel Rahmadani (Kampar) harus puas sebagai juara 2 dan juara 3 perhelatan yang digelar Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau tersebut.

Sebelum kegiatan tersebut dimulai, suasana kemeriahan dan semarak sudah sangat terasa. Saat panitia menampilkan video proses pemilihan bujang dara dari awal, para penonton yang memenuhi Siak Ballroom SKA Co Ex tampak menyambut hangat dengan tepuk tangan gemuruh.

Para penonton yang juga merupakan pendukung masing-masing pasangan bujang dara juga tampak antusias saat kesebelas pasang bujang dara menampilkan tarian daerah Riau kolaborasi di atas panggung. Dengan piawai, kompak, dan percaya diri, para kandidat bujang dara meliuk dan menunjukkan kebolehannya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diberikan sejumlah pertanyaan dari masing-masing juri, dan mereka saling berkompetisi menunjukkan kebolehan masing-masing. Tidak ketinggalan Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman yang turut hadir, juga diminta untuk memberikan pertanyaan kepada para finalis seputar pariwisata di Riau.

Dengan percaya diri, masing-masing finalis mampu menjawab pertanyaan demi pertanyaan dengan baik, hingga terpilih lima besar, kemudian dikerucutkan lagi menjadi tiga besar.

Para pemenang mendapatkan hadiah uang. Juara I mendapatkan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp 15 juta, Juara kedua mendapatkan Rp 10 juta, dan juara ketiga mendapatkan Rp 5 juta.

Selain itu pemenang bujang dara nantinya akan dikirim menjadi wakil Provinsi Riau dalam mengikuti ajang pemilihan duta wisata tingkat nasional dan pemilihan puteri pariwisata Indonesia tahun 2015.

Saat membuka kegiatan tersebut, Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan pemilihan bujang dara Provinsi Riau merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau, yang bertujuan untuk memilih pasangan bujang dara untuk menjadi duta pariwisata Provinsi Riau.

"Yang terpilih, semoga saja sesuai dengan yang kita harapkan bersama, dan kita harapkan bisa menjadi duta Provinsi Riau, untuk mempromosikan potensi-potensi pariwisata yang kita miliki," kata Andi Rachman.

Dikatakannya, kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya untuk mengangkat potensi pariwisata Riau, yang saat ini memang sudah menjadi tujuan dari pemerintah provinsi, yakni menjadikan Provinsi Riau sebagai Homeland of Melayu.

"Hal ini seiring dengan imbauan pemerintah pusat, untuk memajukan potensi pariwisata di daerah, sekaligus untuk meningkatkan jumlah turis yang datang ke Indonesia, yang pada tahun 2019 ditargetkan sebanyak 32 juta. Hingga saat ini jumlah turis yang datang ke Indonesia berjumlah sekitar 10 juta," tuturnya.

Andi juga menambahkan, sektor pariwisata diharapkan bisa menjadi salah satu sumber pendapatan, sekaligus bisa memperkenalkan kebudayaan-kebudayaan di daerah kepada para wisatawan dari luar. Ia berharap bujang dara nantinya digandeng oleh semua pihak untuk mempromosikan Riau.

"Stakeholder yang ada kita harapkan bisa menggandeng bujang dara yang terpilih, untuk mempromosikan pariwisata Riau kedepan. Tidak hanya dari pihak pemerintah, namun juga dari pihak-pihak lainnya," imbuhnya.

Andi Rachman menuturkan, pemilihan Bujang Dara Provinsi Riau kedepannya akan dijadikan sebagai salah satu event pariwisata, digabung dengan event pariwisata lainnya. Sehingga bisa dikemas lebih baik dan menjadi salah satu daya tarik pariwisata Riau bagi para wisatawan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau, Fahmizal mengatakan, pemilihan bujang dara merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Proses seleksinya diawali dengan pemilihan finalis di seluruh kabupaten dan kota.

"Dalam proses seleksi ini, kita tidak hanya menilai rupa dan kecantikan saja, namun juga pengetahuan para finalis tentang budaya, pariwisata dan banyak lagi lainnya," kata Fahmizal.

Dia juga mengatakan, proses penilaian tidak hanya dimulai pada malam grand final. Sudah dilakukan sejak tanggal 13 Desember 2015 lalu, saat para finalis mulai dikarantina dan mengikuti sejumlah proses pembelajaran dari instruktur yang disiapkan panitia.

"Kami juga mengucapkan terimackasih kepada semua pihak yang turut terlibat mensukseskan kegiatan ini sedari awal, hingga terlaksananya grand final pemilihan bujang dara Provinsi Riau malam ini," tuturnya. (TRIBUN PEKANBARU CETAK/ale)

Apa saja imbauan Plt Gubri dalam acara Grand Final Bujang dan Dara Provinsi Riau 2015? Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi HARI INI. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved