Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Jika 'Reshuffle', Parpol Disarankan Ajukan 3 Orang

Jokowi diharapkan tak sekadar mengganti sejumlah nama, tapi juga menata ulang Kabinet Kerja.

Editor: Muhammad Ridho
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Pakar Politik dan Ilmu Pemerintahan LIPI, Siti Zuhro mengatakan, seharusnya partai politik menyodorkan tiga nama kepada Presiden Joko Widodo untuk posisi suatu menteri.

Sehingga, Jokowi memiliki kebebasan untuk memilih nama yang menurutnya paling tepat.

"Kasih alternatif. Jadi Pak Jokowi diberikan opsi. Kalau PDIP minta jatah lima. Lima kali tiga, diajukan. Jadi Jokowi bisa asyik memilih," ujar Siti usai menjadi pembicara dalam acara diskusi di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Rabu (13/1/2016).

Hal tersebut, menurut Siti, untuk menghindari kejadian di masa lalu terjadi berulang. Ia mencontohkan penunjukan Jaksa Agung HM Prasetyo yang saat ini banyak dikritik.

Sejak awal, kata Siti, sudah ada penolakan dari publik atas penunjukan kader partai politik untuk menempati posisi Jaksa Agung.

Di samping itu, Siti menambahkan, Jokowi diharapkan tak sekadar mengganti sejumlah nama, tapi juga menata ulang Kabinet Kerja.

Jokowi juga diminta untuk lebih piawai dalam melakukan tawar-menawar politik.

Siti menilai, Jokowi selama ini cenderung berada pada posisi menunggu karena menyadari posisinya yang bukan ketua umum partai.

"Setahun ini Jokowi wait and see. Jadinya kan maju satu-satu, Aburizal, kemudian yang lain. Ini menunjukkan Jokowi hanya wait and see," kata Siti.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved