Tahun Ini OJK Sasar SD dan Perguruan Tinggi
Edukasi murid SD ini dilakukan dengan cara sederhana. Seperti melalui komik yang memberi pemahaman pada anak-anak tentang produk atau lembaga keuangan
Penulis: Afrizal | Editor: M Iqbal
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Afrizal
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sukses memberikan edukasi dan literasi keuangan pada siswa SMP dan SMA, tahun 2016 ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan merambah edukasi hingga tingkat Sekolah Dasar.
Kepala OJK Wilayah Riau, M Nurdin Subandi mengatakan berbeda dengan tingkat diatasnya, edukasi murid SD ini dilakukan dengan cara lebih sederhana. Diantaranya melalui komik yang substansinya memberi pemahaman pada anak-anak tentang produk atau lembaga jasa keuangan.
"Untuk tingkat SD akan kita lakukan mulai tahun ini," katanya.
Edukasi dan literasi ini, ujar Nurdin memiliki arti cukup penting. Saat ini edukasi perlindungan konsumen (EPK) Indonesia rendah ditingkat ASEAN. Melalui edukasi ini, mampu meningkatkan literasi masyarakat segala kalangan. Dengan penyebaran informasi, pemahaman masyarakat akan lebih baik. Selain SD, edukasi juga akan dilakukan tingkat perguruan tinggi.
Tahun lalu, edukasi yang dilakukan OJK terhadap dunia pendidikan sudah menyentuh sekolah di tiga kabupaten. Dumai, Siak dan Meranti.
Dumai diikuti 9 SMP dan 6 SMA, Siak 7 SMA dan 10 SMP serta Meranti 10 SMP dan 7 SMA. Program ke sekolah ini, membagikan buku paket dengan tujuan bisa dipelajari guru dan diajarkan lagi pada siswa mereka.
Selain melakukan sendiri, OJK juga mengandeng Universitas Riau dalam menyebarkan pemahaman literasi. Agar tidak sebatas teoritis, saat edukasi didatangkan juga praktisi perbankan, pasar modal maupun asuransi. Melalui praktisi, peserta bisa bertanya langsung sehingga terjadi interaksi. Kehadiran praktisi juga mampu menunjukan praktek langsung pada siswa ataupun guru.
Saat edukasi ini, lanjut Nurdin, peserta mendapatkan penjelasan tentang OJK, lembaga jasa keuangan langsung dari praktisi.
"Kegiatan ini sudah dilakukan tiga bulan terakhir. Intinya bagaiman meningkatkan literasi dan pengetahuan masyarakat terutama tentang produk," katanya.
OJK menargetkan tahun ini seluruh kabupaten kota sudah dikunjungi. Dilakukan secara bertahap, bila semua kabupaten kota dikunjungi, akan kembali lagi ke kabupaten awal tapi dengan sekolah yang berbeda. (*)
Baca Selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru