Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

BPJS Kesehatan Optimalkan Kerjasama Dengan Disdukcapil

Penghujung 2015 lalu BPJS Kesehatan telah tuntas mencetak dan mendistribusikan KIS kepada segmen PBI di Indonesia khususnya Sumbagteng

Penulis: Nolpitos Hendri | Editor: M Iqbal
Tribunpekanbaru/Nolpitos
Jajaran BPJS Kesehatan Divisi Regional II Sumbagteng sedang melakukan teleconference tentang gerakan refolusi mental beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Nolpitos Hendri

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan kesehatan di Indonesia, pada penghujung tahun 2015 lalu BPJS Kesehatan telah tuntas mencetak dan mendistribusikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di Sumbagteng.

“Di tengah implementasi penggunaan data kependudukan saat ini, masih terdapat sejumlah data peserta KIS yang belum memiliki NIK, termasuk peserta PBI. Di skala nasional, dari total 87.006.370 peserta KIS PBI, terdapat 24.299.117 peserta KIS PBI yang belum memiliki NIK. Untuk itu, BPJS Kesehatan akan terus berkoordinasi dengan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk melakukan proses penyelarasan data NIK dengan data peserta KIS PBI yang belum memiliki NIK / KTP elektronik,” kata Kepala BPJS Kesehatan Divisi Regional II Sumbagteng, Benjamin Saut kepada Tribunpekanbaru.com pada Jumat (15/1/2016).

Sebagai informasi, kata Benjamin, KIS yang diterbitkan oleh BPJS Kesehatan terbagi menjadi dua jenis kepesertaan. Pertama, kelompok masyarakat yang wajib mendaftar dan membayar iuran, baik membayar sendiri (mandiri), ataupun berkontribusi bersama pemberi kerjanya (segmen buruh atau pekerja). Kedua, kelompok masyarakat miskin dan tidak mampu yang didaftarkan oleh pemerintah dan iurannya dibayari oleh pemerintah (segmen Penerima Bantuan iuran atau PBI).

“Untuk kartu lainnya seperti eks Askes, eks Jamkesmas, KJS, Kartu JKN BPJS Kesehatan, masih tetap berlaku sesuai ketentuan sepanjang belum diganti KIS,” tutur Benjamin. (*)

Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved