Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

'Maunya Ical Legowo Dong Terima Tim Transisi'

Andi mengaku, Poros Muda Golkar sudah mencoba bertemu dengan Aburizal untuk meyakinkannya mengenai rekonsiliasi ini.

Editor:
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
(kiri-kanan) Sekjen versi Bali Idrus Marham Ketua Umum Golkar versi Munas Ancol Agung Laksono, Mantan Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla, Ketua Umum Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie dan Sekjen versi Ancol Zainudin Amali saat akan melakukan prosesi penandatanganan kesepakatan bersama islah terbatas partai golkar di Rumah Dinas Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5/2015). Kesepakatan tersebut berisi empat poin untuk menengahi dualisme kepemimpinan Partai Golkar dalam menentukan Calon Kepala Daerah yang diusung Golkar pada Pilkada mendatang, sedang proses hukum perselisihan Pimpinan Partai tetap berjalan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Juru Bicara Poros Muda Partai Golkar Andi Sinulingga tak terlalu khawatir dengan sikap Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali Aburizal Bakrie yang masih bersikeras menolak tim transisi dan menggelar Musyawarah Nasional rekonsiliasi.

Dia meyakini, seiring berjalannya waktu, Aburizal akan menerima solusi yang diambil oleh Mahkamah Partai Golkar itu.

"Insya Allah beliau akan legowo pada waktunya," kata Andi saat dihubungi, Selasa (27/1/2016).

Andi mengaku, Poros Muda Golkar sudah mencoba bertemu dengan Aburizal untuk meyakinkannya mengenai rekonsiliasi ini.

Pihak Aburizal sudah memberikan konfirmasi kesediaannya untuk bertemu. Namun, belum jelas kapan pertemuan akan dilakukan.

"Dalam politik itu tidak ada yang mutlak-mutlakan, harus kompromi," ujar Andi.

Politisi senior Golkar Jusuf Kalla sebelumnya ditunjuk Mahkamah Partai Golkar hasil Munas Riau sebagai ketua sekaligus anggota Tim Transisi.

Selain itu, Mahkamah Partai juga menunjuk BJ Habibie sebagai Pelindung Tim Transisi.
Namun, Aburizal mengatakan bahwa dirinya dan pengusus Partai Golkar pimpinannya tidak gentar dengan manuver Mahkamah Partai pimpinan Muladi.

Hal ini disampaikan oleh Aburizal Bakrie saat acara Musyawarah Besar Luar Biasa Kosgoro 1957 di Denpasar, Sabtu (16/1/2016).

"Saya akan terus berjuang. Saya tidak merasa gentar sedikit pun meskipun nama-nama besar dimasukkan di situ. Saya akan berjuang dengan saudara-saudara," kata Aburizal.

Adapun Wakil Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali, Aziz Syamsudin, menegaskan, pihaknya menolak keputusan pembentukan tim transisi lantaran MPG hasil Munas Riau yang dipimpin Muladi sudah habis masa jabatannya. (Baca: Aziz Syamsudin: Saya Ketua Mahkamah Partai Golkar, Bukan Muladi)

Sebaliknya, kata Aziz, Golkar hasil Munas Bali sudah mendaftarkan kembali susunan kepengurusan MPG ke Kementerian Hukum dan HAM dengan dirinya menjabat sebagai Ketua MPG.

"Sejak SK tanggal 14 Juli 2015, Pak Muladi sudah enggak menjabat sebagai Ketua MPG. MPG itu sudah ganti. Saya sebagai ketua dan anggotanya lima orang, bukan Muladi," kata Aziz. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved