Selasa, 14 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Dituduh Sesat, Bekas Ketua Gafatar Ini Siap Hengkang dari Indonesia

Label 'sesat' yang di berikan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) katanya juga membuat ormas ini kian terpojok dan dimusuhi masyarakat.

Editor:
Istimewa

TRIBUNPEKANBARU.COM, MEDAN - Terus merasa disudutkan, Dadang Darmawan mantan Ketua DPD Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) Sumut menampik terkait 'hilangnya' anggota mereka.

Namun mereka bersiap hengkang dari Indonesia jika tetap tak diberikan izin.

"Kami selalu mengatakan ‘berikan kami ijin’ untuk ikut serta membangun bangsa kita ini,...andaipun kami tidak diberi tempat di negeri ini, kami pun bersedia angkat kaki mencari negeri atau bangsa lain," tulis Dadang dalam keterangan persnya yang diterima Tribunmedan.com, Selasa (19/1/2016) kemarin.

Label 'sesat' yang di berikan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) katanya juga membuat ormas ini kian terpojok dan dimusuhi masyarakat.

Bahkan keberadaan Gafatar di seluruh Indonesia dianggap ilegal karena tidak pernah mendapat surat keterangan terdaftar (SKT) baik dari pemerintah pusat maupun di daerah.

Dadang sendiri mengaku tidak berada di Medan dan diduga telah bergabung dengan kelompoknya di Kalimantan Barat.

Dia meninggalkan kehidupan dan status sebagai dosen di Universitas Sumatera Utara (USU). (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved