Dugaan Pelanggaran Etik Pimpinan Dewan, Lima Pelapor Dipanggil BK DPRD Kota Dumai

Sebanyak lima orang pelapor akan dipanggil oleh pihak Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Dumai, Senin (25/1/2016) mendatang.

TRIBUNPEKANBARU.COM/FERNANDO SIKUMBANG
Personel gabungan Polres dan Satpol PP Dumai melakukan razia bersama beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Sebanyak lima orang pelapor akan dipanggil oleh pihak Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Dumai, Senin (25/1/2016) mendatang. Pihak BK DPRD Kota Dumai terus menindaklanjuti dugaan pelanggaran kode etik oleh oknum Pimpinan DPRD Kota Dumai, Gusri Effendi. Bahkan surat pemanggilan tersebut sudah dilayangkan.

"Kita sudah layangkan surat kepada para pelapor. Hal ini guna menambah keterangan terkait dugaan pelanggaran kode etik ini," ujar Ketua BK DPRD Kota Dumai, Johannes MP Tetelepta, kepada Tribun, Kamis (21/1/2016).

Menurutnya, para pelapor dugaan pelanggaran ini memiliki identitas yang jelas. Artinya laporan mereka bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga mereka pun langsung dimintai keterangan terkait dugaan pelanggaran kode etik satu oknum Pimpinan DPRD Kota Dumai.

Seperti diberitakan, satu oknum Pimpinan DPRD Dumai sempat diberitakan terlibat salah paham dengan petugas dan wartawan pada Operasi Cipta Kondisi 2015, Senin (28/12/2015) di satu diantara salon yang ada di Jalan Merdeka, Dumai. (*)

Baca Selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Penulis: Fernando
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved