Angka Tunjangan Perumahan DPRD Riau Diturunkan dari 30 Juta

Berdasarkan analisis kepatutan dan kewajaran angka 30 juta perbulan itu dianggap terlalu besar.

TribunPekanbaru/DoddyVladimir
Gedung DPRD Riau di Jalan Sudirman Pekanbaru 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kepala Inspektorat Provinsi Riau, Evandes Fajri menjelaskan angka untuk tunjangan perumahan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau yang sebelumnya diajukan 30 juta perbulan dikurangi. Berdasarkan analisis kepatutan dan kewajaran angka 30 juta perbulan itu dianggap terlalu besar. 

"Saya belum tahu apakah pergubnya sudah ditandatangani atau belum. Yang jelas angkanya itu mengalami penurunan dari 30 juta itu,"ujar Evandes Fajri kepada Tribun Senin (25/1).

Menurut Evandes Fajri tunjangan perumahan Dewan itu sudah melalui proses kajian di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) BPKP. Namun saat ditanya angka pengurangan berapa dari 30 juta itu, Evandes mengaku tidak memiliki data tersebut.

"Saya lupa turunnya berapa, tapi setelah dinilai kepatutan dan kewajarannya, angkanya memang turun,"jelas Evandes Fajri.

Sebagaimana diketahui DPRD Provinsi Riau mengajukan anggaran untuk perumahan Dewan sebesar Rp30 juta perbulan. Angka itu dinilai Pemprov sangat besar sehingga sebelum dibuat Pergubnya dilakukan konsultasi ke DJKN dan BPKP. (*)

Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved