Kamis, 16 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Boko Haram Bantai 86 Orang, di Antaranya Anak-anak yang Dibakar Hidup-hidup

Anak-anak ini di antara 86 orang yang tewas akibat penyerangan di Desa Dalori.

Penulis: Ariestia | Editor: Ariestia
BBC
Pemberontakan Boko Haram telah menghancurkan lebih dari 1000 bangunan sekolah dan mengusir jutaan orang dari rumah mereka. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kelompok ekstremis Boko Haram di Nigeria diberitakan melakukan perbuatan sadis membakar anak-anak sampai tewas. Anak-anak ini di antara 86 orang yang tewas akibat penyerangan di Desa Dalori.

Dilansir Associated Press, peristiwa terjadi Sabtu malam (30/1/2016). Puluhan mayat hangus dan tubuh dengan luka tembak berserakan di jalan-jalan akibat serangan di desa Dalori dan dua kamp terdekat yang menampung 25.000 pengungsi.

Seorang korban yang selamat bersembunyi di pohon saat kejadian. Ia mengatakan menyaksikan anggota Boko Haram melempar bom ke pondok dan mendengar jeritan anak terbakar sampai mati.

Penembakan, pembakaran dan peledakan yang dilakukan tiga pelaku bom bunuh diri berlangsung selama hampir empat jam. Daerah itu tidak dilindungi, kata korban yang berhasil selamat, Alamin Bakura. Ia menceritakannya sambil menangis lewat telepon kepada The Associated Press. Beberapa anggota keluarganya tewas dan terluka.

Kekerasan terus berlanjut saat tiga pembom bunuh diri wanita meledakkan diri di antara orang-orang yang berhasil melarikan diri desa tetangga, Gamori. Ledakan itu membuat banyak orang tewas, kata seorang prajurit yang tidak disebutkan namanya.

Pasukan tiba di Dalori sekitar 08:40 Sabtu waktu setempat tetapi tidak mampu untuk mengatasi penyerang, yang bersenjata lebih baik. Anggota Boko Haram hanya mundur setelah bala bantuan tiba dengan senjata lebih baik.

Wartawan tiba di tempat pembantaian itu pada Minggu dan berbicara dengan korban. Para korban yang mengeluh bantuan terlalu lama datang dari dekat markas militer Maiduguri. Mereka takut akan terjadi serangan lain.

Delapan puluh enam mayat dikumpulkan pada Minggu sore (31/1/2016), menurut Mohammed Kanar, koordinator wilayah Badan Manajemen Darurat Nasional. Sedangkan 62 orang lainnya dirawat karena luka bakar, kata Abba Musa dari Rumah Sakit Negara Spesialis di Maiduguri.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved