Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Rising Star

Ikrom Raih Prestasi di Rantau

Melanjutkan pendidikan di rantau tidak menyurutkan Ikrom Mustafa untuk menorehkan prestasi.

Penulis: Nolpitos Hendri | Editor: M Iqbal
TribunPekanbaru/Nolpitos Hendri
Ikrom Mustafa 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nolpitos Hendri

Ikrom Mustofa, Mahasiswa Tingkat Akhir Jurusan Meteorologi Terapan, FMIPA, IPB

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Melanjutkan pendidikan di rantau tidak menyurutkan hati Ikrom Mustafa untuk menorehkan prestasi. Segenap kemampuan dan usaha ia lakukan untuk bisa meraihnya dan membanggakan kampungnya. Tentunya usaha yang lakukan adalah usaha yang positif, dan terus mengasah kemampuan dan ilmu pengetahuan.

“Saya memilih kuliah di Jurusan Meteorologi Terapan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Pertanian Bogor (IPB), karena ingin lebih dikenal dan bisa meraih prestasi lebih baik lagi. Walau di rantau orang, saya ingin meraih prestasi untuk menunjukkan saya mampu dan membanggakan kampung halaman,” ungkap pria yang lahir di Kampar, 6 Oktober 1993 silam.

Ada berbagai prestasi yang berhasil ditorehkan Ikrom, mulai dari mahasiswa berprestasi II Tingkat Nasional yang digelar Kemenristek Dikti, peraih penghargaan dalam malam Apresiasi Pendidikan Islam (API), kategori santri berprestasi tingkat nasional yang digelar Kementerian Agama RI dan speaker dalam International Students Summit terpilih satu dari tiga pembicara yang diwawancarai koran dan majalah resmi Jepang yang digelar ISS Tokyo Nodai Jepang.

Kemudian, mahasiswa berprestasi utama Institut Pertanian Bogor, Top Five Proyek Sosial versi made in kampus yang digelar Made in Campus dan YSEALI, Anugerah Prestasi Mahasiswa dalam temu alumni Dept Geofisika dan Meteorologi FMIPA IPB, mahasiswa berprestasi I Tingkat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam IPB yang digelar FMIPA IPB, dan mahasiswa berprestasi I Tingkat Departemen Geofisika dan Meteorologi yang digelar Departemen Geofisika dan Meteorologi.

Selanjutnya, pemakalah terpilih dalam Seminar Nasional Hari Meteorologi Dunia STMKG Akademi Meteorologi dan Geofisika yang digelar BMKG, Presentator dalam International Conference on Waste Management, Ecology, and Biological Sciences 2015 yang digelar Emirates Research Publishing (ERP), delegasi terpilih dalam 4th Asia Pacific Climate Change Adaptation Forum 2014 di Kuala Lumpur yang digelar Pemerintah Malaysia dan PBB, dan Duta Riau terpilih dalam forum Indonesia Youth Conference (IYC) 2014 yang digelar Indonesian Youth Conference.

Prestasi Ikrom lainnya, finalis dalam Kompetisi Paper Mipa Untuk Negeri Universitas Indonesia (MUN-UI) 2014 yang digelar Universitas Indonesia, finalis dalam Kompetisi Climate Smart Leaders Emil Salim Award yang digelar Yayasan Emil Salim, peserta terpilih Lomba Debat Nasional Perubahan Iklim Dewan Nasional Perubahan Iklim yang digelar DNPI, dan pemakalah terpilih dalam Seminar Nasional Hari Meteorologi Dunia STMKG Akademi Meteorologi dan Geofisika yang digelar BMKG.

Ikrom juga berhasil menjadi peringkat II Mahasiswa Berprestasi Departemen Geofisika dan Meteorologi IPB yang digelar Departemen Geofisika dan Meteorologi, peserta terpilih dalam Kegiatan “Global Peace Volunteer Camp” 1.17 di Palembang yang digelar GPYC Indonesia dan Global Peace Festival Indonesia Foundation, Delegasi IPB dalam Program Pertukaran Mahasiswa dalam “Six University Initiative Japan Indonesia Service Learning Program (SUIJI-SLP) 2013 di Jepang yang digelar SUIJI Jepang-Indonesia, dan peringkat I dalam Kompetisi Digital I-Share Idea Himpunan Mahasiswa Ilmu Komputer IPB yang digelar Himalkom IPB.

Pada masa awal kuliah, Ikrom juga menorehkan prestasi yakni, PKM Pengabdian Masyarakat dengan judul: “Serial Komet: Permainan Kartu Interaktif Tanggap Fenomena Pemanasan Global” didanai DIKTI, Pemenang lomba cipta puisi tingkat Nasional yang digelar Penerbit Sahabat Kata, Delegasi Indonesia dalam Konferensi “Youth be aware” oleh World Youth Foundation di Melaka Malaysia yang digelar World Youth Foundation, Finalis Empat Besar dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional CSSMoRA Nasional yang digelar CSSMoRA Nasional, Empat Besar Mahasiswa Berprestasi dengan IPK Tertinggi tingkat Beasiswa Utusan Daerah IPB yang digelar BUD IPB, dan peringkat III Lomba Cerdas Cermat Islam Forsia FEMA yang digelar BEM FEMA IPB.

“Prestasi ini ini dicapai sebagai buah dari usaha. Tentunya terkadang jadwal kegiatan mengganggu jadwal kuliah, dan kadang kala memang utusan dari kampus. Untuk mengejar ketinggalan saya harus belajar lebih giat. Namun, bagi saya prestasi itu adalah sebuah pengalaman dan pengalaman merupakan ilmu yang susah didapat,” tutur bujang yang segera diwisuda di IPB ini. (*)

Baca Selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved