DPRD Pekanbaru Minta Masyarakat Bisa Terima Eks Gafatar
Menurut dewan, masyarakat tidak perlu takut, khawatir dan resah tentang keberadaan mereka setelah dipulangkan nanti oleh pemerintah
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Sesri
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Adanya isu penolakan dari sejumlah warga di Riau, khususnya Kota Pekanbaru, terkait pengikut eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), mendapat perhatian kalangan DPRD Pekanbaru.
Menurut dewan, masyarakat tidak perlu takut, khawatir dan resah tentang keberadaan mereka setelah dipulangkan nanti oleh pemerintah. Dewan mengajak semua masyarakat, untuk menerima kedatangan mereka, setelah dipulangkan pemerintah nantinya.
"Lagi pula, mereka kan tetap diawasi pemerintah. Termasuk polisi. Jadi, keberadaan mereka untuk dikhawatirkan mengembangkan ajarannya yang sesat itu, tidak perlu takut lagi. Mari sama-sama kita terima dengan baik," harap anggota Komisi I DPRD Pekanbaru Drs Nasruddin, Rabu (4/2/2016) kepada Tribunpekanbaru.com.
Berdasarkan data dari Dinsos Riau, jumlah eks Gafatar asal Riau bertambah menjadi 259 orang. dari Kota Pekanbaru sendiri ternyata mendominasi jumlahnya. Yakni sebanyak 121 orang, dengan Kepala Keluarga (KK) 107 dan angota Eks Gafatar yang belum menikah (lajang) berjumlah 6 orang. (*)
Baca Selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/gafatar-logo_20160113_164529.jpg)