Lulung dan Ahok, Ibarat Benci Tapi Rindu
Ahok sering dibuat gusar oleh Lulung akibat pernyataan-pernyataan menyerang yang disampaikan Lulung. Contoh paling
TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Nama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana sering kali berseteru dalam pemberitaan media. Akhir-akhir ini, hubungan mereka kembali memanas karena sama-sama menjadi saksi dalam kasus sidang uninterruptible power supply (UPS).
Ketika ditanya mengenai kasus UPS, Ahok (sapaan Basuki) selalu membawa-bawa nama Lulung. Ahok juga pernah menyuruh wartawan untuk bertanya kepada Lulung jika ingin bertanya soal UPS.
"Lo tanya sama Haji Lulung saja, he-he-he.... Tunggu jaksa saja," ujar Ahok.
Ahok sering dibuat gusar oleh Lulung akibat pernyataan-pernyataan menyerang yang disampaikan Lulung. Contoh paling baru, Ahok menyebut Lulung "bodoh" ketika politisi Partai Persatuan Pembagunan itu berpendapat ada barter anggaran UPS dan RS Sumber Waras dalam APBD-P 2014.
"Sekarang kita ngomong, deh. Kalau dia fitnah barter, itu fitnah yang guoblok-nya minta ampun! Jadi, itu fitnah yang agak goblok, kasih tahu Lulung," ujar Ahok.
Lulung juga sering menyerang Ahok dengan pernyataan-pernyataannya. Dalam kasus UPS, Lulung tidak pernah berhenti bersuara bahwa Ahok terlibat dalam kasus ini. Entah memiliki bukti atau tidak, Lulung sangat yakin, Ahok akan menjadi tersangka.
"Ahok sudah dapat diduga menjadi tersangka kasus UPS karena dia bertanggung jawab dari semua," ujar Lulung.
Lulung memang kesal dengan sikap Ahok yang kerap menuding anggota DPRD DKI korup. Menurut dia, perlakuan Ahok kepada anggota Dewan tidak adil.
"Dia enak banget mukulin kami terus, bilang kami inilah, itulah," ujar Lulung. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/jokowi-ahok_20160129_114944.jpg)