Senin, 27 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Rokok Elektrik Meledak di Mulutnya, Pria Ini Nyaris Tewas

Pria ini nyaris tewas saat rokok elektrik atau vape jenis Knight Mode miliknya, meledak di mulutnya ketika sedang mengisapnya.

Penulis: harismanto | Editor: harismanto
Dailymail
ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kasus-kasus meledaknya rokok elektrik saat digunakan terus bermunculan. Kali ini terjadi di Inggris, seorang pekerja bernama Ryan Bailey (22), nyaris tewas saat rokok elektrik atau vape jenis Knight Mode miliknya, meledak di mulutnya ketika sedang mengisapnya.

Foto/Mirror

Menurut Bailey, kejadian terjadi pada 20 Januari lalu di rumahnya ketika vape itu meledak secara tiba-tiba sehingga menyebabkan dia mengalami cedera pada bibir, gigi dan tangan kirinya.

Foto/Mirror

Jelas Bailey, dia merasa beruntung masih hidup setelah dokter memberi tahu jika ledakan vape itu mengenai giginya, maka akan menyebabkan cedera pada leher dan dapat membunuhnya.

"Ledakan tersebut seperti ledakan dinamit kecil pada mulut dan tangan saya. Saya terpaksa menjalani lima operasi untuk mengobati cedera yang saya alami," katanya.

Foto/Mirror

Sekitar 2,6 juta warga Inggris menggunakan vape sebagai alternatif rokok tembakau tetapi Asosiasi Pemerintah Daerah (LGA) mendesak produsen gadget itu mengeluarkan peringatan tentang keamanan pada peralatan tersebut.

Menurut wakil LGA, Jeremy Hilton, pihak pemadam kebakaran dihubungi pada setiap minggu untuk menyelesaikan kasus terkait ledakan vape.

"Perusahaan produsen harus memperingatkan pengguna tentang bahaya penggunaan baterai dan pengisi daya yang tidak sesuai.

"Pengguna vape perlu menyadari risiko menggunakan peralatan murah dan tidak sesuai, semata-mata ingin menghemat uang, sehingga dapat membahayakan nyawa mereka," katanya.

Sebelumnya, seorang pria asal Jerman harus menderita luka yang cukup parah di mulut setelah rokok elektrik yang dihisapnya meledak. Tak hanya terluka, ia juga harus kehilangan beberapa gigi.

Seperti yang dilansir dari The Local, insiden ini terjadi Sabtu pekan lalu di sebuah toko rokok elektrik yang ada di kota tersebut.

Polisi setempat mengatakan saat itu pria berusia 20 tahun itu tengah mencoba rokok elektrik baru. Saat ia menempatkan perangkat ke mulut dan hendak menghisapnya, rokok elektrik itu meledak.

Akibatnya ia menderita luka parah di bagian wajah dan mulut. Ledakan rokok elektrik ini juga membuatnya beberapa giginya copot.

Daily Mail juga melaporkan ini bukan insiden pertama rokok elektrik meledak dan melukai penggunanya.

Pekan sebelumnya, Kirby Sheen (24), warga Inggris, nyaris buta sebelah mata setelah rokok elektrik atau vape meledak di wajahnya,.

Akibatnya, wanita dari Salford ini harus menjalani operasi plastik untuk mengobati luka yang dialaminya.

Foto/Daily Mail

Portal Mail Online melaporkan, Kirby Sheen sedang menguji baterai vape milik pasangannya, Adam Burgess (27), setelah rokok elektrik miliknya tidak berfungsi.

Tiba-tiba Vape itu meledak secara tiba-tiba menyebabkan kelopak matanya terbelah dua.

Dia harus menjalani operasi selama dua jam untuk mengobati luka terlibat.

"Saya hanya ingat asap yang tebal dan suara meledak selain merasakan sesuatu objek terkena bagian mata saya, sehingga menyebabkan darah membasahi wajah saya. Saya merasa bersyukur dua anak perempuan saya yang kebetulan berada di tempat kejadian, tidak mengalami cedera," kata wanita itu.

Menyusul kejadian itu, Sheen dan Burgess tidak lagi menggunakan vape karena menggambarkan gadget tersebut terlalu bahaya dan juga mengharamkan rokok listrik digunakan di dalam rumah mereka.

"Vape lebih berbahaya dari rokok karena kejadian itu bisa merenggut nyawa atau membutakan mata saya," ucapnya.

"Saya ingin masyarakat sadar tentang bahaya gadget ini dan pihak produsen vape itu telah dihubungi untuk memberikan penjelasan tentang penyebab kejadian tersebut," tambahnya. (nto)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved