Imlek 2567
Peng Suyoto: Di Tahun Monyet Api Ini Harus Persiapkan Diri Hadapi Perubahan
"Secara khusus kami berdoa semoga kedepan ekonomi mulai membaik kembali, dan kita harus tetap optimis,” kata Peng Suyoto, Ketua PSMTI Riau
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Cuaca Pekanbaru tidak begitu cerah sepanjang Senin (8/2/2016). Mendung mengiringi pergantian tahun baru Imlek 2567. Namun kondisi itu tidak menyurutkan semangat warga Tionghoa untuk merayakan tahun shio monyet api tersebut.
Matahari belum lama muncul saat ratusan warga Tionghoa memadati Jalan Karet, untuk melakukan ritual doa bersama di Wihara Budhi Loka dan Wihara Tri Ratna. Hampir seluruh warga Tionghoa datang bersama keluarga masing-masing, mulai anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua berkumpul untuk melakukan doa bersama.
Ramainya Jalan Karet pada Senin kemaren tidak hanya dihadiri oleh warga Tionghoa yang datang beramai ramai ke pusat perayaan Imlek tersebut, tapi juga anak-anak yang tinggal tidak jauh dari sana.
Seperti biasa, di depan wihara ini dibagikan angpau, berbagai makanan, dan juga minuman ringan. Imlek menjadi momen bagi anak-anak tersebut dan mereka telah berkumpul sedari pagi.
Hingga Senin sore, suasana kemeriahan Imlek masih sangat terasa. Jalan Karet yang dikenal sebagai Kampung Tionghoa-nya Pekanbaru tampak bersolek, dengan dihiasi ribuan lampion merah beraneka ukuran, dipasang melintang sepanjang jalan bagian atas. Ditambah pernak-pernik yang semakin menambah keindahan Jalan Karet.
Rangkaian kegiatan perayaan Imlek di Pekanbaru juga akan dilakukan bersama Forkompinda di Pekanbaru, kegiatannya akan dilaksanakan pada Rabu (10/2/2016) besok, di Hotel Furaya, Pekanbaru. Kemudian sebagai puncak kegiatan perayaan Imlek, atau Cap Go Meh, akan dilaksanakan pada tanggal 21 Februari 2016.
“Untuk kegiatan open house di Hotel Furaya akan kita laksanakan dari pukul 13.00 hingga pukul 16.00, bersama Forkompinda,” kata Humas kegiatan Imlek bersama, Ket Tjing kepada Tribun, kemaren.
Ket Tjing juga menambahkan, pada tahun ini, kegiatan perayaan Imlek lebih merakyat. Direncanakan, barongsai akan didatangkan lebih banyak dari yang biasanya pada perayaan Cap Go Meh, dan akan memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk berfoto bersama nantinya. Namun Ket Tjing belum bisa memastikan jumlah barongsai yang akan dihadirkan nantinya.
“Nanti akan lebih banyak barongsai yang akan hadir dari yang biasanya. Selain itu, pengunjung juga akan diberikan kesempatan untuk berfoto bersama dengan barongsai. Pokoknya tahun ini kita buat konsepnya lebih merakyat,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Sosial Masyarakat Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau, Peng Suyoto mengatakan, di tahun monyet api ini, diperkirakan akan banyak hal yang berubah-ubah, maka dari itu, orang harus persiapkan diri untuk menghadapi perubahan-perubahan tersebut.
Selain itu, Peng Suyoto juga berharap, di tahun monyet api ini, agar situasi perekonomian Indonesia pada umumnya, dan khususnya Riau bisa kembali pulih dan bangkit. Diakuinya, sejak minyak dunia turun, hal itu sangat mempengaruhi kondisi perekonomian masyarakat Riau.
“Situasi Riau tahun ini cukup berat, apalagi minyak dunia turun beberapa waktu lalu. Sebagaimana kita tahu, Riau bergantung dengan minyak bumi. Kondisi ini pastinya sangat berat. Secara khusus kami berdoa semoga kedepan ekonomi mulai membaik kembali, dan kita harus tetap optimis,” tuturnya.
Sementara itu, pantauan Tribun di wihara Yayasan Dewa Pat Sian, Jalan Siak, Keluarahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, hingga Senin sore masih ada warga yang datang untuk melaksanakan ibadah.
Namun sayangnya saat Tribun berkunjung ke sana, tidak bisa bertemu dengan pengurus wihara yang sedang tidak berada di tempat. (TRIBUN PEKANBARU CETAK/ale)
Bagaimanakah suasana perayaan Imlek di Pekanbaru? Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi HARI INI. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/imlek-di-pekanbaru-ok4_20160208_221334.jpg)