Kata Adik Ipar Korban, Pak Wo Itu Orangnya Baling-Baling
Basok (36) kakak Ipar Jefri Hendri (35) korban pembunuhan di Jalan Aur Kuning tampak geram saat melihat pelaku pembunuh adik iparnya.
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: M Iqbal
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -Basok (36) kakak Ipar Jefri Hendri (35) korban pembunuhan di Jalan Aur Kuning, Kamis (4/2) tampak geram saat melihat pelaku pembunuh adik iparnya tersebut. Basok tampak berdiri ditengah kerumunan warga dan berada dibarisan paling depan saat menyaksikan jalanya rekonstruksi pembunuhan di Jalan Aur Kuning Kecamatan Tenayan Raya, Rabu (24/2/2016) . Basok pun tidak ingin melewatkan setiap langkah pelaku yang membunuh adik iparnya. Bahkan Basok merekam seluruh jalanya rekontruksi dengan menggunakan kamera ponselnya.
"Saya minta dia (pelaku) dihukum seberat-beratnya. Kalau bisa dihukum seumur hidup,"kata Basok kepada Tribun disela rekontruksi pembunuhan adik iparnya, di Jalan Aur Kuning, Rabu (24/2/2016).
Pengakuan Basok yang sudah lama mengenal tersangka, Pak Wo memang dikenal sering tidak konsisten dengan ucapanya. Basok mencotohkan soal hutang piutang antara pelaku dengan korban.
"Baling-baling dia (pelaku) itu. Sama istri saya dia bilang punya utang sama utangnya Rp 500 ribu. Sama saya bilangnya Rp 800 ribu. Sama Polisi dia bilang utangnya Rp 300 ribu. Entah mana yang betul,"kata Basok kesal.
Sebanyak 18 adegan diperagakan Pak Uwo dalam peristiwa pembuhan Jefri Hendra Rabu kemarin. Pembunuhan yang dilatarbelakangi persoalan hutang sebesar Rp 300 ribu tersebut terjadi Kamis (4/2) lalu. Sebelum pembunuhan tersebut terjadi, pelaku mendatangi rumah korban dengan maksud untuk menagih hutang.
Namun saat itu korban belum memiliki uang, dan berjanji akan segera mencarikan uang sebesar Rp 300 ribu untuk melunasi utangnya kepada pelaku. Keributan yang berujung pembunuhan tersebut bermula saat pelaku ingin mengambil televisi korban sebagai tebusan untuk membayar utang korban. Keduanya pun terlibat pertengkaran mulut dan kemudian berujung penikaman yang mengakibatkan korban tewas dengan luka tusukan dibagian leher.(*)
Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/rekonstruksi_20160225_065150.jpg)