Andi Rachman Terpilih Aklamasi Nakhodai DPD Partai Golkar Riau

Dukungan penuh untuk Andi Rachman tak lepas dari sosoknya sebagai orang nomor satu di Riau

Andi Rachman Terpilih Aklamasi Nakhodai DPD Partai Golkar Riau
TRIBUNPEKANBARU.COM/DODDY VLADIMIR
Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Langkah Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman untuk kembali memimpin Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Golkar Riau tak terbendung. Ia bahkan tak ada lawan dalam Musda IX Partai Golkar Riau yang digelar di Hotel Labersa, Siak Hulu, Minggu (28/2/2016).

Tokoh yang akrab disapa Andi Rachman itu terpilih secara aklamasi, didukung seluruh pemilik suara yang terdiri dari pengurus DPD II Golkar dari 12 kabupaten dan kota di Riau, perwakilan organisasi sayap dan perwakilan DPP Golkar, dengan total 18 suara.

“Pak Andi dipilih secara aklamasi. Ke-18 pemilik suara menyetujui Pak Andi menjadi Ketua DPD I Golkar Riau lima tahun ke depan,” kata Sekretaris Panitia Musyawarah Daerah (Musda) IX DPD I Golkar Riau, Gumpita, kepada Tribun, Minggu malam.

Semula ada beberapa nama yang disebut-sebut akan maju. Di antaranya Suparman, Bupati Rokan Hulu terpilih. Kemarin di arena Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Riau di Hotel Labersa, Suparman mengatakan batal maju ke pemilihan.

Padahal, Suparman sebelumnya bersemangat maju menyaingi Andi Rachman, sapaan akrab Plt Gubri. “Untuk kepentingan partai di atas segala-galanya, saya mundur dari pencalonan. Ini murni demi kepentingan sekaligus membesarkan partai,” ujarnya jelang pembukaan Musda, Minggu.

Ketua DPD II Golkar Rokan Hulu tersebut ketika itu mengungkapkan, seluruh pengurus DPD II sudah sepakat menyatakan dukungannya kepada Andi Rachman.

Dukungan penuh untuk Andi Rachman tak lepas dari sosoknya sebagai orang nomor satu di Riau. Politisi berlatar belakang pengusaha itu juga dianggap orang yang pas untuk mengatasi berbagai persoalan di tubuh partai beringin yang hingga saat ini masih dibelit konflik internal.

“Saya mundur dan dukung Pak Andi. Ini semua demi kepentingan Partai. Golkar saat ini menghadapi sejumlah persoalan, dan Pak Andi lah orang yang bisa menghadapi masalah itu,” kata Suparman.

Bupati Kuantan Singingi yang akan segera mengakhiri masa jabatannya, Sukarmis juga sempat digadang-gadang memimpin Golkar Riau. Tapi Sabtu lalu ia mengatakan tidak mungkin bisa maju ke pemilihan karena terkendala aturan di partainya.

“Saya hanya S3 (SD,SMP dan SMA), sedangkan persyaratannya kalau mau maju harus sarjana," ujarnya kepada Tribun akhir pekan lalu, sambil bercanda.

Halaman
12
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved