Gempa Sumbar
Warga Padang Jalan Kaki Menuju Tempat Tinggi
Satu jam pascagempa berkekuatan 7,8 skala richter yang terjadi di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat masih membuat masyarakat dikawasan pesisir panik
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Satu jam pascagempa berkekuatan 7,8 skala richter berpotensi tsunami kecil yang terjadi di Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat masih membuat masyarakat dikawasan pesisir panik dan melakukan evakuasi ke tempat tinggi.
Hingga pukul 21.30 WIB, masyarakat di kawasan pinggiran pantai Kota Padang masih terus melakukan evakuasi ke arah timur Kota Padang, seperti Gadut, Limau Manis, dan sejumlah tempat yang tinggi lainnya.
Salah seorang warga Padang, Ade Rezki menyampaikan, hingga saat ini jalur lalu lintas masih sangat padat, dan banyak warga berbondong-bondong mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
“Jalur-jalur evakuasi juga cukup padat, ada yang menggunakan sepeda motor, roda empat, dan ada juga yang berjalan kaki,” sebut Ade.
Ditambahkannya, kejadian gempa pada pukul 19.49 WIB tersebut sempat terasa oleh warga selama 30 detik lebih. Apalagi di sejumlah pemberitaan dan rilis dari BMKG yang awalnya menyebut gempa tersebut berpotensi tsunami, membuat masyarakat cukup panik.
“Sampai sekarang masih banyak jalanan yang macet. Klakson kendaraan terus berbunyi tanpa henti,” ujarnya.
Sebelumnya pihak BMKG sempat merilis gempa berkekuatan 8,3 skala richter dan berpotensi tsunami, pada pukul 19.49 WIB. Beberapa saat kemudian pihak BMKG meralat gempa berkekuatan 7,8 skala richter dan potensi tsunami kecil. (*)
Baca Selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/macet-di-jalan-simpang-haru-padang_20160302_211354.jpg)