Breaking News:

Pastor Dituduh Lecehkan Bocah, Tapi Vatikan Enggan Memproses

Kardinal Pell mengatakan peristiwa itu “disebutkan dalam percakapan biasa”

Editor:
AFP PHOTO / MASSIMO Sestini / ITALIAN POLICE NASIONAL
Foto udara dari Kepolisian Nasional Italia yang memperlihatkan kemeriahan acara di Lapangan Santo Petrus, Minggu (27/4/2014) pada acara kanonisasi Paus Yohanes Paulus II dan Yohanes XXIII. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, VATIKAN - Bendahara Takhta Suci Vatikan, Kardinal George Pell, mengaku tidak menindaklanjuti laporan seorang bocah mengenai pastur yang paedofil.

Dalam sidang Komisi Khusus penyelidikan kasus pelecehan seksual anak-anak Australia, Kardinal Pell mengatakan bruder Edward Dowlan “berperilaku menyimpang dengan sejumlah bocah pria” di St Patrick's College di Ballarat, luar Kota Melbourne, pada 1974.

Kardinal Pell mengatakan peristiwa itu “disebutkan dalam percakapan biasa” dan bocah tersebut tidak memintanya untuk bertindak.

Bruder Dowlan, yang berganti nama menjadi Ted Bales, dipenjara tahun lalu atas tindakan pelecehan terhadap anak-anak pria, pada era 1970-an dan 1980-an.

Kardinal George Pell memberi keterangan kepada Komisi Khusus penyelidikan kasus pelecehan seksual anak-anak Australia.

Menanggapi pengakuan Kardinal Pell, Peter Blenkiron yang menjadi korban pelecehan bruder Dowlan, mengatakan Pell seharusnya menindaklanjuti laporan tindakan Dowlan.

“Itu saya pada 1973, enam bulan sebelum masuk ke St Patrick’s,” ujar Blenkiron seraya menunjuk foto dirinya saat masih kanak-kanak.

“Jika ada tindakan yang ditempuh, bocah kecil itu mungkin tidak akan melalui yang dia lalui selama ini,” imbuh Blenkiron. (*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved