DPRD Akui Rasionalisasi APBD Pekanbaru Pengaruhi Proyek Multiyears
Hingga kini DPRD Pekanbaru mengaku, belum mengetahui secara pasti, berapa angka defisit APBD Pekanbaru 2016.
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru: Syafruddin Mirohi
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hingga kini DPRD Pekanbaru mengaku, belum mengetahui secara pasti, berapa angka defisit APBD Pekanbaru 2016. Namun dewan mengakui, bahwa defisit dan rasionalisasi anggaran ini, berpengaruh pada proyek multiyears Kota Pekanbaru.
Ketua DPRD Pekanbaru Sahril Minggu (13/3/2016) menjelaskan, jika pun berpengaruh pada proyek multiyears, namun pengerjaannya tidak terhenti. Dewan memastikan, semua kegiatan multiyears, tetap dikerjakan tahun 2016 ini.
Mulai dari pembangunan perkantoran Pemko di Tenayan Raya, Jalan Lingkar, Pembangunan RSUD Pekanbaru, Pembangunan SMP Madani dan SMK Teknologi, serta proyek sampah. "Kalau nantinya uang pembayarannya tidak cukup, tinggal dibuat adendum saja. Setelah itu, kekurangannya dibayar pada APBD tahun 2017 nanti," kata Sahril menjawab Tribunpekanbaru.com.
Disebutkannya, dari sederet proyek multiyears tersebut, perusahaan yang mengerjakannya pada umumnya plat merah. Hanya SMP Madani dan proyek multiyears sampah saja yang dikerjakan perusahaan swasta.
Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-apbd_20160306_200353.jpg)