Ratusan Warga Ikuti Seminar Pelaith Emosi Anak
PKPU-IZI adakan seminar atau workshop Menjadi Pelatih Emosi Anak, Pendidikan Karakter Anak Berbasis Neurosain di Gedung Guru Jalan Sudirman Pekanbaru
Penulis: | Editor: Sesri
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Zul Indra
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dalam rangka pemberdayaan masyarakat Riau melalui edukasi parenting, PKPU-IZI adakan seminar atau workshop menjadi pelatih emosi anak, pendidikan karakter anak berbasis Neurosain di Gedung Guru Jalan Sudirman Pekanbaru, Minggu, (13/3/2016).
Selain pemberian materi, pada acara pembukaan kegiatan juga diisi dengan hiburan nasyid anak-anak dari sekolah mitra Tabung Peduli PKPU MI Al-Fattaah, nasyid dari VC Gema, penampilan pembacaan Asmaul Husna dari SDIT Al-Rasyid. Sambutan acara diberikan oleh Kepala Cabang PKPU Pekanbaru, Afrizal dan Kepala Cabang IZI Riau, Sutanto.
Afrizal menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh panitia acara dari PKPU dan IZI beserta relawan. Selain itu Ia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak sponsor yang telah mendukung acara tersebut sehingga bisa berjalan.
Sedangkan Sutanto dalam sambutannya menyampaikan kerjasama antara PKPU dan IZI. Ia mengatakan awalnya IZI merupakan salah satu bidang di PKPU yakni Zakat Center.
"Untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat sesuai UU Zakat No. 23 Tahun 2011, PKPU melakukan spin off atau pemisahan pengelolaan zakatnya kepada Inisiatif Zakat Indonesia," Jelas Tanto.
Ketua panitia, Nofri menjelaskan pemateri dari seminar ini ialah dr Amir Zuhdi, pakar neurosain dan pendiri Indonesian Golden Family (IGF).
"Beliau menyampaikan materi mengenai bagaimana melakukan pelatihan emosi dengan menggunakan enam langkah pengajaran serta model-model orangtua saat berhadapan dengan anak. Dalam menyampaikan materi, Ia didampingi oleh moderator dari Psikolog, Ibu else Triana.
"Acara ini juga mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, serta disponsori oleh beberapa pihak antara lain Tribun Pekanbaru, KNPI, Wardah kosmetik, Robbani, Radio Aditya, RSIA Zainab." Lanjutnya.
"Pematerinya keren, saya sebelumnya belum tahu banyak hal tentang mendidik anak, ternyata setelah mendapatkan materi ini banyak hal yang harus kita perhatikan dalam mengendalikan emosi, contohnya ketika kita memarahi anak dengan meledak-ledak, ternyata ada neuron di otak anak yang putus, kemudian ketika anak-anak suka mondar mandir ternyata ada maksud dari otaknya" ujar Wiwin, salah seorang peserta dari SDIT Bunayya yang juga mitra Tabung peduli PKPU. (*)
Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/seminar-pelatih-emosi-anak_20160314_141259.jpg)