Obama Dijamu Castro dengan Makan Malam

Obama didampingi Ibu Negara Michelle Obama hadir dalam jamuan itu bersama pejabat-pejabat senior Gedung Putih dan

Obama Dijamu Castro dengan Makan Malam
PEOPLE.COM
Presiden Amerika Serikat Barack Obama bersama putri tertuanya, Malia (17). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Sambutan Presiden Kuba Raul Castro kepada Presiden Amerika Serikat Barack Obama berlanjut dengan jamuan makan malam yang digelar di Istana Revolusi, di Havana, Senin (21/3/2016) waktu setempat.

Obama didampingi Ibu Negara Michelle Obama hadir dalam jamuan itu bersama pejabat-pejabat senior Gedung Putih dan sejumlah anggota Kongres.

Pertemuan itu menambah rentetan sejarah dalam langkah diplomasi kedua kepala negara. Sebelumnya, Castro pun melakukan hal langka dengan berbicara dalam konferensi pers yang disiarkan langsung oleh jaringan televisi di Kuba.

Seperti dilaporkan Kantor Berita Associates Press, jamuan kenegaraan malam ini dilengkapi dengan suguhan musik dari Failde Youth Band, sebuah grup musik khas Kuba.

Menu yang disajikan adalah udang, krim sup bumbu rum, dan hidangan tradisional babi dengan nasi. Tak lupa, cerutu Kuba pun disajikan dalam acara ini.

Hati-hati
Terkait kunjungan ini, Silvio Rodriguez, salah satu musisi terkenal Kuba mengaku senang dengan mencairnya hubungan antara kedua negara. Namun dia tetap memandang penting untuk berhati-hati dengan sejarah di masa lalu.

"Yang tak terlupakan dari dimulainya sengketa dulu adalah ketika tetangga kita tidak tahan dengan fakta bahwa kita memutuskan apa yang harus kita dilakukan di rumah kita sendiri." Demikian Silvio Rodriguez menuliskan pendapatnya itu di dalam blog pribadinya.

Menyinggung tentang AS, Rodriguez pun mengatakan, AS terbiasa mendapatkan apapun yang mereka inginkan, termasuk dengan Kuba. "Mereka tidak hanya menyangkal pembicaraan yang ada, tapi pun membuat perang," ungkap dia.

Selama ini, Rodriguez dianggap sebagai salah satu figur penting dari gerakan "nueva trova" di Kuba. Sebuah gerakan yang mendukung cita-cita Fidel Castro di Kuba. Dia pun dikenal sebagai pendukung revolusi Kuba.

Sebagian besar karya yang dihasilkan Rodriguez berbau politik dengan lirik dan tema mengacu kepada gerakan revolusi Kuba. (*)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved