Kamis, 9 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Sedang Razia, Kadis Perindustrian Bawa Pistol di Pinggangnya

Bambang bercerita, dia sudah mulai menembak sejak 1991 dan sempat juara II saat turut dalam kejuaraan menembak di

Editor:
Tribun Bogor/Yudhi Maulana
Kepala Disperindag Kota Bogor, Bambang Budiarto, membawa pistol merek FN yang terselip di sarungnya saat memimpin razia gas di sejumlah restoran di Kota Bogor, Selasa (22/3/2016). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TANAH SAREAL - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor Bambang Budiarto memimpin razia penggunaan gas ke sejumlah restoran di Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (22/3/2016).

Dalam razia itu, Bambang terlihat membawa senjata api FN. Pistol buatan Belgia itu tersimpan di sarungnya dan berada di kanan pinggang Bambang. Gagang pistol berwarna hitam, sedangkan larasnya berwarna perak.

"Ini FN. Saya memang hobi menembak," ujar Bambang kepada TribunnewsBogor.com.

Bambang bercerita, dia sudah mulai menembak sejak 1991 dan sempat juara II saat turut dalam kejuaraan menembak di Korem Suryakancana.

"Pas masih di DLLAJ juga suka bawa," imbuh dia.

Saat ditanya lebih lanjut, dia bergegas menuju tempat lain.

Dahulu, pistol bermerek FN menjadi pegangan anggota TNI. Kini modelnya sudah beragam, tidak hanya FN. Prajurit Kopassus dan PM, misalnya, menggunakan pistol Sig Sauer.

Huruf F dan N kapital adalah inisial perusahaan pembuat senjata, yakni Fabrique Nationale de Herstal, atau lebih dikenal dengan Fabrique Nationale dan disingkat menjadi FN.

Pistol ini awalnya untuk kalangan militer dan penegak hukum. Pada 2004, perusahaan memproduksi varian untuk warga sipil, yakni FN Five-SeveN USG. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved