Breaking News:

Bawaslu Ingatkan Alat Peraga Kandidat Pilwako Tak Langgar Aturan

Acuannya adalah aturan. Pemasangan alat peraga sebagai bentuk sosialisasi kandidat masih wajar.

Editor:
Facebook
Relawan Marheylin tengah melakukan persiapan pemasangan alat peraga 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau mengingatkan agar jelang pemilihan walikota dan wakil walikota Pekanbaru senantiasa menjaga kondusifitas dalam masyarakat. Para kandidat yang mulai mempromosikan diri diminta melakukan sosialisasi dengan cara-cara cerdas yang bermartabat dan menjaga ketertiban masyarakat. Bawaslu menilai aksi sosialisasi kandidat calon walikota maupun wakil walikota melalui pemasangan alat peraga sebagai langkah wajar.

Anggota Bawaslu Provinsi Riau, Rusidi Rusdan menjelaskan, sepanjang tidak melanggar ketentuan, pemasangan alat peraga sosialisasi balon walikota dan wakil walikota Pekanbaru, maka Bawaslu belum bisa bertindak. Lagipula, saat ini tahapan pilwako belum dimulai, sehingga sosialisasi kandidat dinilai masih wajar dan lumrah.

"Acuannya adalah aturan. Pemasangan alat peraga sebagai bentuk sosialisasi kandidat masih wajar. Kami tidak bisa melarangnya," kata Rusidi Rusdan, Rabu (30/3/2016).

Ia menjelaskan, ada beberapa aturan dan ketentuan dalam pemasangan alat peraga sosialisasi kandidat. Salah satunya menyangkut aturan konten etika dan norma. Soal ini, Bawaslu menilai para kandidat yang mempromosikan diri belum melakukan pelanggaran konten.

Soal posisi dan letak pendirian alat peraga (materi sosialisasi kandidat) menurut Rusidi, hal tersebut menyangkut pada aturan yang berlaku dan ditetapkan oleh pemerintah daerah. Pihaknya memang mengetahui bahwa sebagian ruas jalan protokoler di Kota Pekanbaru dilarang dijadikan tempat pemasangan alat peraga.

Pemasangan dilarang dilakukan pada ruas dan bahu jalan protokoler. Namun, pemasangan di luar badan jalan atau bahu jalan, apalagi di lahan yang bukan milik pemerinah, dalam aturan tersebut tidak diatur atau tidak dilarang.

"Sebenarnya itu kan lebih pada aturan mengenai estetika dan tata kota. Bawaslu dalam posisi tidak melarang dan tidak juga menganjurkan," tegas Rusidi seraya menyatakan pihaknya akan bekerja sama dengan aktivis lingkungan untuk memantau pemasangan alat peraga di pepohonan.

Satpol PP Kota Pekanbaru dalam waktu dekat informasinya akan melakukan penertiban alat peraga (sosialisasi) kandidat pilwako Pekanbaru. Pantauan Tribun, sejumlah kandidat memang kini tengah mempromosikan diri dengan memajang gambar masing-masing pada sejumlah ruas jalan di kawasan kota maupun pinggiran.

Misalnya saja, pemasangan baleho di tiang reklame oleh kandidat Zulfan Hafiz. Ada lagi yang lebih sederhana dengan memajang foto di bingkai dan tiang kayu. Misalnya saja, Sarbaini Sulaiman dan Hj. Marheylin, SH. Namun mereka masih sebatas memperkenalkan diri dan belum mencantumkan identitas sebagai bakal calon walikota/ wakil walikota Pekanbaru.

Alat peraga milik Marheylin, kebanyakan di pasang di luar badan/ bahu jalan. Misalnya saja di kawasan Jalan Sudirman, alat peraga milik Marheylin di tempatkan di luar batas parit jalan, pada lahan milik warga. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved