Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Formula 1

Sistem Kualifikasi FI Berubah, Ini Pendapat Rio Haryanto

Pebalap Formula 1 asal Indonesia, Rio Haryanto, menyambut baik keputusan para pemangku kepentingan di F1 untuk kembali menggunakan format lama

Editor: Sesri
AFP / PAUL CROCK
Pebalap asal Indonesia dari tim Manor Racing, Rio Haryanto, keluar lintasan saat sesi latihan pertama menjelang Formula 1 Grand Prix Australia di Melbourne, 18 Maret 2016. Rio akan menjalani debutnya di ajang Formula 1 pada Minggu, 20 Maret mendatang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pebalap Formula 1 asal Indonesia, Rio Haryanto, menyambut baik keputusan para pemangku kepentingan di F1 untuk kembali menggunakan format lama pada babak kualifikasi.

Menurut pebalap tim Manor Racing itu, perubahan sistem kualifikasi kembali ke sistem lama akan membuatnya punya banyak kesempatan untuk mencatat waktu terbaik.

"Saya rasa ini akan bagus buat kami di tim Manor. Kami bisa memaksimalkan kemampuan mobil. Jadi, saya tidak hanya akan melakukan sedikit lap di Q1. Saya akan punya cukup waktu untuk mencari catatan terbaik," ujar Rio sesampainya di Shanghai, Selasa (12/4/2016).

Pada dua seri pertama F1 2016 di Australia dan Bahrain sistem yang dipakai adalah ada eliminasi pada selang waktu tertentu untuk masing-masing sesi kualifikasi pertama (Q1), kedua (Q2), dan ketiga (Q3).

Sistem ini dikecam karena dirasakan hambar baik oleh pebalap, tim, maupun pentonton. Selain itu, tentu saja dampaknya tidak menghasilkan drama sebagaimana biasa terjadi di sebuah babak penentuan posisi start.

Setelah tim-tim, sekali lagi, mengajukan keberatan atas sistem baru tersebut, Federasi Otomotif Internasional (FIA) dan Formula One Management (FOM) diwakili Bernie Ecclestone akhirnya mengalah dan terpaksa menyetujui pembatalan sistem baru dan kembali ke format lama mulai GP China, akhir pekan ini, di Sirkuit Shanghai.

Keputusan ini membuat Rio merasa memiliki harapan untuk tampil bagus pada kualifikasi, Sabtu (16/4/2016) nanti.

Saat ini, "skor" di babak kualifikasi antara Rio dan rekan setimnya di Manor, Pascal Wehrlein, adalah 1-1. Rio lebih cepat di GP Australia - walaupun tetap harus start dari posisi paling buncit karena adanya insiden di pit lane, sedangkan Pascal unggul di GP Bahrain.

Ada sedikit perbedaan antara format baru dengan format lama. Di format baru, yang tersisih di Q1 dan Q2 masing-masing 7 pebalap, sementara di format lama 6.

Dengan sendirinya ada pula perubahan jumlah peserta di Q3, di format baru ada 8 pebalap dan di format lama 10 pebalap. (Juara.net/kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved