Anak di Bawah Umur Banyak Jadi Pengemis di Pekanbaru, Ini Komentar Dewan

Keberadaan pengemis di Kota Pekanbaru, semakin hari semakin tidak terbendung.

Anak di Bawah Umur Banyak Jadi Pengemis di Pekanbaru, Ini Komentar Dewan
Photobucket
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru: Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Keberadaan pengemis di Kota Pekanbaru, semakin hari semakin tidak terbendung. Meski Satpol PP dan Dinas Sosial (Dinsos) sudah berkali-kali melakukan penertiban, namun keberadaan mereka tetap ada. Bahkan belakangan ini, anak-anak di bawah umur, sudah banyak jadi pengemis di kota ini.

Dipastikan umur mereka di bawah lima tahun. Pengemis anak-anak ini sering beroperasi sore hingga malam hari, di Simpang SKA, Simpang Empat Arengka, Simpang Arifin Ahmad-Soekarno Hatta dan Simpang Tabek Gadang Panam. Kondisi ini sangat miris bagi masyarakat, terutama kalangan DPRD Pekanbaru. Terakhir, Tribunpekanbaru.com lihat langsung di simpang SKA dan Simpang Empat Arengka, Sabtu sore hingga malam (16/4/2016) lalu.

Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Ferry Sandra Pardede, Minggu (17/4/2016) menegaskan, persoalan ini harus segera dicarikan solusi. Seharusnya tidak ada lagi anak-anak yang jadi pengemis, pasca terungkapnya kasus orangtua memaksa anaknya yang masih duduk di bangku SD, jadi pengemis di Rumbai belum lama ini.

"Kita harapkan ini jadi attensi. Karena kita melihat belakangan ini memang banyak (anak jadi pengemis) di simpang-simpang. Tertibkan dan panggil orangtuanya," tegas Ferry kepada Tribunpekanbaru.com.

Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved