Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Tips Menghadapi Ular yang Masuk ke Rumah

Hal pertama yang dilakukan adalah tetap tenang, karena ular tidak akan meyerang jika tidak diganggu.

Editor: harismanto
Tribun Pekanbaru/Aan Ramdani
Warga Jalan Surabaya Kelurahan Tangkerang Utara, Bukitraya, Rabu (21/4/2016) berfoto dengan ular python sepanjang 4,5 meter dan lebar 20 centimeter yang ditemukan di Rumah Bahktiar, sekitar pukul 01.00 Wib. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua Komunitas Pekanbaru Amphibian dan Reptil Community (PARTY) Pekanbaru, Dany, menjelaskan, untuk menghadapi hewan reptil jenis ular yang kerap ditemukan di pemukiman warga, perlu disikapi dengan beberapa langkah-langkah supaya tidak membahayakan warga.

Hal pertama yang dilakukan adalah tetap tenang, karena ular tidak akan meyerang jika tidak diganggu.

"Kemungkinan besar, ular itu hanya mencari makan atau tempat istirahat. Maklum lokasi di sekitaran Kota Pekanbaru sudah banyak dijamah dan dijadikan pemukiman. Resiko kemasukn hewan, khususnya reptil bakalan dialami pemilik rumah. Apa lagi jika dulu lokasi tersebut bekas hutan, semak-semak atau lokasi tempat hewan reptil berkembang biak," jelasnya, Kamis (21/4/2016).

Hal kedua yang dilakukan adalah mencari tongkat panjang kurang lebih 1,5 meter berguna untuk mengangkat ular tersebut. "Jangan lupa siapkan karung atau jika tidak ada, bisa gunakan sarung bantal jika dalam keadaan darurat," katanya.

Jika tidak ada keberanian bisa hubungi tetangga, warga setempat atau komunitas hewan reptil yg ada di Kota Pekanbaru. "Biasanya kami dari komunitas PARTY ada tim rescue 24 jam nya," lanjutnya.

"Sekelas phyton silahkan tindak lanjuti sendri. Nah jika yang di temui itu sejenis ular berbisa seperti cobra yang bisa berdampak berbahaya bagi masyarakt. Jika bertemu yang seperti itu dan tidak bisa dimintai bantuan, coba cari ember dan tutup dengan ember tersebut. Janga lupa lengkapi diri dengan sarung tangan, celana panjng tebal, dan kacamata," tegasnya.

Sementara itu, mengenai penebaran garam untuk menghindari ular menurutnya, hanya sekedar mitos. "Mitos yang salah jika ada yang menebarkan garam maka ular akan lari, hal itu tidak berhubungan sama sekali karena ular bukan hewan berlendir yang memang takut akan garam. Namun ular merupakan hewan bersisik dan hal itu membuat ular tidak takut dengan garam," tutupnya. (Aan Ramdani)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved