Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

'Babi Ngepet' Ini Menjerit Seperti Manusia

Warga menduga babi yang berhasil ditangkap itu bukan babi biasa, melainkan babi ngepet, yang kerap digunakan dalam ritual pesugihan

Editor: harismanto
Deniawan Tommy | Joglosemar
Warga menduga babi yang berhasil ditangkap itu bukan babi biasa, melainkan babi ngepet, yang kerap digunakan dalam ritual pesugihan 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SOLO - Warga Sibela Perumnas Mojosongo, Solo digegerkan dengan penangkapan seekor babi, Minggu (1/5/2016) dinihari.

Warga menduga babi yang berhasil ditangkap itu bukan babi biasa, melainkan babi ngepet, yang kerap digunakan dalam ritual pesugihan.

Saksi mata Dendy mengatakan dirinya melihat babi itu berjalan santai melewati perumahan warga pada Minggu dini hari.

“Saya melihat babi itu berjalan santai menyusuri rumah warga sekitar pukul 3. Setelah itu saya panggil tetangga dan saya tangkap bersama-sama,” ungkap Dendy, saksi mata yang ikut menangkap babi.

Saksi lain, Hari Suling, yang ikut menangkap babi tersebut meyakini jika itu babi ngepet, dan bukan babi biasa.

Karena saat ditangkap babi itu sama sekali tidak berontak malah bersuara seperti manusia.

Dari sisi bentuk, babi terlihat aneh. Tubuhnya seperti anjing, namun berkepala babi.

“Saksi mata banyak, saat saya tangkap babi itu bersuara menjerit seperti suara laki-laki,” ujar Hari Suling dikutip dari laman Joglosemar.co.

Kini babi tersebut diamankan di kediaman Hari Suling di wilayah Rinjani, dan menjadi tontonan ratusan masyarakat.

Menurut wikipedia, babi ngepet adalah salah satu legenda masyarakat Indonesia yang bercerita tentang siluman babi.

Beberapa mitos menceritakan tentang babi ngepet yang merupakan orang yang ingin kaya dengan cara mengambil pesugihan babi.

Saat akan "beraksi", si tuan harus mengenakan jubah hitam untuk menutupi tubuhnya.

Dan nanti, secara ajaib, si tuan akan berubah menjadi babi.

Orang yang satu lagi harus menjaga lilin agar tidak goyang apinya.

Apabila api lilin sudah mulai goyang, artinya orang yang menjadi babi itu mulai dalam bahaya.

Tugas si penjaga lilin adalah mematikan lilinnya agar si babi dapat berubah kembali menjadi manusia biasa. Babi ngepet biasanya mengambil uang dengan cara menggesek-gesekkan tubuhnya di pintu lemari. (Tribun Jogja)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved