Pesan Ibunda Jangan Pulang Malam, Ternyata Komang Tak Pernah Kembali

Kepalanya berdarah dan sepeda motor Suzuki Shogun DK 1647 UY miliknya hancur di bagian depan tidak jauh dari tempat

Pesan Ibunda Jangan Pulang Malam, Ternyata Komang Tak Pernah Kembali
Kompas.com
Ilustrasi orang hilang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SINGARAJA - Luh Srinten (60) tidak dapat menyembunyikan rasa sedihnya ketika teringat anak ketiganya, Komang Suardianata (34) di rumah duka Banjar Dharmayadnya, Desa Tukadmungga, Buleleng, Bali, Jumat (6/5/2016).

Ia terus saja menangis ketika mengingat anaknya yang akrab disapa Mang Wik ini meninggal dunia yang diduga korban tabrak lari.

Mang Wik ditemukan tergeletak di tengah Jalan Raya Singaraja-Seririt, Desa Tukadmungga, Buleleng, Kamis (5/5/2016) sekitar pukul 00.30 Wita.

Kepalanya berdarah dan sepeda motor Suzuki Shogun DK 1647 UY miliknya hancur di bagian depan tidak jauh dari tempat pria ini ditemukan tergeletak.

Saat itu, Mang Wik yang masih sekarat langsung dilarikan ke RSUD Buleleng untuk menjalani pemeriksaan medis.

Namun pukul 20.00 Wita anak ketiga dari tiga bersaudara ini menghembuskan napas terakhir.

Ia tidak dapat bertahan hidup karena luka parah di kepalanya. (*)

Editor:
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved