Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (13/5/2016)

Editor: Ariestia
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Layar menunjukan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (18/9/2015). Setelah bank sentral AS Federal Reserve (The Fed) memutuskan menahan suku bunga, pergerakan IHSG pada penutupannya naik tipis 4 poin. (WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (13/5/2016) diprediksi bergerak menguat di kisaran level 4.745 hingga 4.854.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan, IHSG pada perdagangan kemarin masih bergerak konsolidatif, dimana level batas bawah 4.745 terlihat cukup kuat bertahan dan masih berpotensi untuk menguat kembali.

"Hari ini IHSG berpotensi menguat terbatas, jika terjadi koreksi maka dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk melakukan akumulasi pembelian," tutur William.

Menurut William, sentimen yang mempengaruhi indeks pada saat ini yaitu penentuan rating Indonesia dari S&P yang diharapkan naik ke investment grade‎ dan rilis data perekonomian pada pekan depan.

"Perlu juga mewaspadai gejolak harga komoditas yang masih akan terus berpengaruh terhadap kondisi pergerakan IHSG," ucap William.

Adapun saham yang direkomendasikan William di antaranya PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI).

‎PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT PP (PTPP), dan PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL). (Tribunnews).

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved