Tim Pencacah Sensus Ekonomi BPS Sambangi Mal Ciputra Seraya
Memasuki hari ke 17 sensus ekonomi, tim Pencacah dari BPS mendata sejumlah pedagang di Mall Ciputra Seraya, Selasa (17/5/16)
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Firmauli Sihaloho
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Memasuki hari ke 17 sensus ekonomi, tim Pencacah dari BPS mendata sejumlah pedagang di Mall Ciputra Seraya, Selasa (17/5/16).
Kali ini tim pencacah berjumlah dua orang, petugas pencacah dan petugas pengawas telah melakukan pencacahan hingga lantai 3 mall.
Tiara, petugas pencacah menyatakan data yang terkumpul di Mall Ciputra Seraya telah mencapai angka 70 persen.
"Sejauh ini berjalan lancar karena kita juga sudah mengantongi izin dari pihak mall, meskipun ada juga pengelola usaha disini yang menolak di data" ujarnya.
Adapun penolakan terjadi karena pengelola usaha tersebut menyangka petugas BPS adalah petugas pajak.
"Ada juga yang bersikap dingin dalam memberikan data karena mereka sangka kita dari perpajakan," ungkapnya.
Roni, pengawas BPS menyatakan pihaknya dalam melakukan tugas dilindungi oleh hukum.
"Tugas kita telah diatur dalam UU No.16 th 1997 tntang statistik, jadi kalau mereka tidak mau kasih data, hukumnya bisa pidana,"katanya.
Ia melanjutkan, rata-rata pedagang di Mall mengeluhkan situasi ekonomi saat ini.
"Bahkan mereka menyangka kami akan memberikan bantuan setelah mendata, padahal tugas kami hanya mendata saja" tutupnya.(*)
Baca Selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/tim-pencacah-bps-ke-mal-ciputra_20160517_133817.jpg)