Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Menkominfo Siap "Nikahkan" Operator Seluler

Meskipun seolah melontarkan canda, Rudiantara memang memiliki wacana agar konsolidasi antar operator ini terwujud.

Editor:
Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.com
Menkominfo Rudiantara (kiri) bersama dengan pendiri Google, Sergey Brin di kantor Kemenkominfo, Senin (28/12/2015). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara kembali menegaskan rencananya untuk mendorong konsolidasi antar operator.

"Saya pakai baju begini (jas dan peci) mirip yang mengawin-ngawinkan itu, mirip penghulu. Ya, mudah-mudahan saya juga bisa jadi penghulu kalau ada operator yang ingin konsolidasi," ujarnya seraya bercanda di acara Indonesia LTE Conference 2016, Rabu (18/5/2016), di Jakarta.

Pernyataan Rudiantara itu disambut oleh tepuk tangan dan tawa oleh peserta konferensi yang di antaranya adalah bos-bos perusahaan telekomunikasi di Indonesia, seperti CEO XL Axiata, Dian Siswarini; CEO Smartfren, Merza Fachys; Vice President Director Hutchison Tri Indonesia (Tri), Danny Buldansyah; CTO Indosat, John Martin Thompson; serta Vice President Technology and System Telkomsel, Ivan Permana.

Meskipun seolah melontarkan canda, Rudiantara memang memiliki wacana agar konsolidasi antar operator ini terwujud.

Seperti diketahui, Indonesia memiliki total enam operator telekomunikasi seluler. Mereka adalah Telkomsel, Indosat, XL Axiata, Hutchinson Tri, Telkom, dan Smartfren.

Sementara itu Esia yang sudah tidak memberikan layanan telekomunikasi juga bekerja sama dengan Smartfren dalam hal pengelolaan serta pemanfaatan frekuensi yang sebelumnya dipakai untuk memberikan layanan CDMA.

Salah satu alasan mengapa konsolidasi diperlukan adalah supaya masing-masing operator berhenti perang harga dan memerhatikan peningkatan kualitas layanan mereka. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved