Tabrak Tunggul Kayu, KM Mulya Putri GT 28 Tenggelam
Kapal menabrak tunggul kayu sehingga lambung kapal itu bocor. Kapal lalu tenggelam dengan posisi melintang di kanal.
Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: M Iqbal
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, T.Muhammad Fadhli
TRIBUNPEKANBARU.COM, MANDAH – Kapal Motor (KM) Mulya Putri GT 28 yang dinakhodai Usdar (57) tenggelam setelah menabrak tunggul kayu di Kanal Dusun Saka, Jalan Desa Bente, Kecamatan Mandah, Senin (23/5/2016). Lambung kapal yang bermuatan pasir tersebut dilaporkan bocor akibat tabrakan tersebut.
Kapolsek Mandah, IPTU Warno Akman menjelaskan, sekitar pukul 15.00 WIB pada saat KM Mulya Putri GT 28 melintas di Kanal Dusun Saka, Kecamatan Mandah atau tepatnya berada di Jembatan Saka, kapal menabrak tunggul kayu sehingga lambung kapal bocor. Sehingga kapal tenggelam dengan posisi melintang di kanal.
“Kerugian materi akibat kejadian tersebut kurang lebih sekitar Rp 200 juta. Sampai dengan saat ini upaya penyelamatan kapal oleh masyarakat setempat masih berlangsung,” ungkap Warno, Selasa (24/5/2016).
Lebih lanjut Warno menjelaskan, akibat kejadian tersebut kapal besar belum bisa melintasi perairan tersebut. Untuk itu, Selasa (24/5/2016) pihaknya langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memberikan arahan agar pasir yang ada dikapal tersebut segera dipindahkan untuk mengurangi muatan.
“Saat ini sebagian sudah berkurang. Namun belum bisa dilalui oleh kapal besar dan baru bisa dilalui pelan–pelan oleh speed boat 200 PK,” jelasnya.(*)
Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/kapal-bocor-dan-tenggelam-di-inhil_20160524_204046.jpg)